Canggih Bingits! Instalasi Baja Ini Bisa Mendeteksi Gerakan Pengguna Jalan

JAKARTA, KOMPAS.com – Seniman asal New York, Cheryl Wing-Zi Wong, baru saja selesai membangun instalasi interaktif di Jembatan Tappan Zee, New York, Amerika Serikat. Karya yang diberi nama Current ini terletak di sisi Westchester County dari Jembatan Tappan Zee.

Uniknya, karya seni ini dilengkapi dengan animasi LED dan dapat merespons orang yang lewat.

Current terdiri dari 12 lengkungan baja segitiga yang diposisikan di atas fondasi beton. Lengkungan baja kemudian diletakkan berbaris di samping satu sama lain, dari ukuran yang tinggi hingga rendah.

sumber: dezeen.com

Setiap lengkungan baja dilapisi kaca warna-warni di puncaknya, sehingga bisa membiaskan sinar matahari dan menciptakan bayangan pada siang hari. Sementara, lampu LED yang terintegrasi menghasilkan cahaya putih setelah matahari terbenam.

Seperti dikutip dari dezeen.com, Wing-Zi Wong mengatakan nama Current terinspirasi dari pasang surut arus di Sungai Hudson, serta arus cahaya dan arus waktu.

Jembatan Tappan Zee yang memiliki nama resmi Jembatan Gubernur Mario M. Cuomo, dibangun menggantikan versi sebelumnya pada tahun 2017. Fondasi jembatan yang mencakup selongsong dan tiang penyangga yang terlihat sekarang terbuat dari baja yang direklamasi dari jembatan lama.

Sebelum mengerajakan karya ini, Wing-Zi Wong mempelajari sejarah Sungai Hudson dan Jembatan Tappan Zee lama. Setelah itu, ia mengembangkan instalasi menggunakan perangkat lunak gambar 3D Rhino.

“Saat ini memberi penghormatan kepada warisan Jembatan Tappan Zee sebagai titik koneksi utama bersejarah yang membentang di Hudson antara dua kabupaten di utara New York City,” jelas Wing-Zi Wong.

Pada instalasi ini juga dipasang fitur sensor gerak yang mendeteksi gerakan dari orang yang lewat. Bila terdeteksi gerakan, animasi lampu LED langsung merespon pejalan kaki, pengemudi dan pengendara sepeda.

“Pada malam hari, Current menghadirkan pengalaman spasial yang unik melalui animasi cahaya yang merespon pergerakan orang yang lewat,” jelas Wing-Zi Wong.

Mirip dengan lonceng jam, pahatan ini juga memainkan animasi cahaya yang berbeda di awal setiap jam dalam sehari.

Tinggalkan Balasan