Di Tengah Dominasi Gaya Arsitektur Abad Pertengahan, 5 Gedung di Amsterdam Ini Tampil Unik dengan Desain Modern

JAKARTA, KOMPAS.com – Amsterdam merupakan salah satu kota yang turut terlibat dalam Euro 2020. Salah satu stadionnya, The Johan Cruyff Arena, menjadi lokasi pertandingan babak 16 besar antara Timnas Wales dan Timnas Denmark, Minggu (27/06/2021).

Tak hanya kaya akan berbagai hal yang berhubungan dengan sepakbola, lanskap kota Amsterdam juga menarik untuk dilihat. Umumnya, gaya arsitektur di Amsterdam berasal dari abad pertengahan.

Namun, kota ini juga menampilkan banyak contoh desain struktural modern yang inovatif. Bangunan menarik yang menyimpang dari bentuk konvensional dan gerakan arsitektur, menciptakan pemandangan kota modern yang menakjubkan, yang hampir tak tertandingi di Belanda atau Eropa Utara.

Berikut beberapa gedung unik yang harus Anda kunjungi bila sedang berada di Amsterdam.

De Fietsflat

sumber: theculturetrip.com

Pada tahun 2001, pemerintah kota Amsterdam membangun fasilitas penyimpanan sepeda bertingkat di sebuah kanal di selatan Stasiun Pusat. Gedung terapung ini awalnya dibuat sebagai ruang sementara untuk menyimpan sepeda di sekitar stasiun selama proyek renovasi skala besar.

Namun setelah renovasi stasiun selesai, pemerintah memutuskan untuk membiarkan fasilitas itu tetap utuh dan sekarang dikenal sebagai De Fietsflat (Apartemen Sepeda).

NEMO Science Museum

sumber: theculturetrip.com

Museum sains ini dirancang oleh pemenang Hadiah Pritzker, Renzo Piano. Bentuknya menyerupai kapal pirus raksasa yang ditarik keluar dari pelabuhan Oosterdok Amsterdam.

Pintu masuk museum terletak di dek kapal buatan ini dan pengunjung dapat menaiki tangga yang menjulang tinggi untuk mengakses fasilitas tersebut. Benteng atas bangunan terlihat miring ke bawah menuju pusat kota Amsterdam, sehingga menciptakan tampilan yang luar biasa.

EYE Film Institute

sumber: theculturetrip.com

Lanskap utara Amsterdam benar-benar berubah pada tahun 2012 setelah selesai dibangunnya EYE Film Institute. Tempat ini dibangun untuk menampung arsip film nasional dan memiliki empat bioskop modern, ruang pameran, dan restoran.

Menaranya yang miring dan pola geometris yang aneh menciptakan ilusi gerakan, dengan masing-masing dindingnya terlipat ke dinding berikutnya.

Muziekgebouw aan ‘t IJ

sumber: theculturetrip.com

Tempat konser musik klasik kontemporer Amsterdam ini berada di sepanjang sungai IJ. Bangunan ini memiliki beberapa ruang konser canggih yang dirancang untuk mengakomodasi pertunjukan, mulai dari dari skala kecil hingga festival.

Interiornya terbungkus dalam dinding kaca berbentuk kubus yang menghadap ke dermaga selatan Amsterdam dan menghadap ke stasiun pusat kota. Struktur elegan ini dilindungi oleh kanopi logam besar yang menggantung di atas bagian barat gedung Muziekgebouw aan ‘t IJ.

Restoran REM Eiland

sumber: theculturetrip.com

Restoran terapung ini sebenarnya dibangun di Irlandia, dan kemudian ditarik ke Laut Utara. Pada 1960-an, tempat ini menjadi stasiun radio bajak laut Belanda, namun akhirnya ditutup oleh pihak berwenang.

Tempat ini kemudian dipindahkan ke Amsterdam Houthavens. Mereka pun mengubahnya menjadi restoran populer, yang terkenal dengan pemandangan sungai IJ yang indah.

Tinggalkan Balasan