Gaya Arsitektur Googie, Desain Futuristik Namun Mulai Menghilang Seiring Zaman

Desain Googie biasa diaplikasikan pada bangunan untuk restoran, tempat cuci mobil, pom bensin, arena boling, teater drive-in, gedung apartemen, dan kadang-kadang rumah tinggal untuk keluarga.

Jika pernah melihat film animasi Cars, latar bangunan dengan bergaya arstiktektur Googie sangat kental terasa, mulai dari restoran, pom bensin, dan motel tempat McQueen menginap di kota kecil bernama Radiator Springs.

Googie adalah gaya arsitektur futuristik yang dipengaruhi oleh budaya mobil, jet, antariksa, dan atom. Gaya ini muncul pada abad pertengahan ke-20 yang berasal dari California Selatan dengan arsitektur Streamline Moderne tahun 1930-an, dan populer secara nasional dari sekitar tahun 1945 hingga awal 1970-an.

sumber: architectmagazine.com

Bangunan dengan desain seperti ini banyak ditemukan di Los Angeles dan pinggiran kota sekitarnya di California Selatan. Bangunan Googie menggabungkan bentuk geometris yang kuat, atap miring, terlihat seperti benda bergerak, dan campuran material mulai dari baja, kaca, hingga batu besar.

Googie juga dicirikan oleh desain Space Age yang simbolis dari gerakan, seperti bumerang, piring terbang, atom diagram dan parabola, dan desain bentuk bebas seperti jajaran genjang “lunak” dan motif palet seniman.

Asal usul nama Googie berasal dari tahun 1949, ketika arsitek John Lautner merancang kedai kopi Googie di Hollywood. Nama “Googie” merupakan nama panggilan keluarga Lillian K Burton, istri pemilik asli restoran, Mortimer C. Burton.

Kedai kopi Googie terletak di sudut Sunset Boulevard dan Crescent Heights di Los Angeles, tapi sudah dihancurkan pada tahun 1989.

Nama Googie menjadi rubrik untuk gaya arsitektur ketika pada suatu hari editor Douglas Haskell dari majalah House and Home dan fotografer arsitektur Julius Shulman mengemudi melalui Los Angeles. Haskell bersikeras menghentikan mobil setelah melihat Googie dan menyatakan “Ini adalah arsitektur Googie.”

Ia mempopulerkan nama tersebut setelah sebuah artikel yang ditulisnya muncul di majalah House and Home edisi 1952.

Karakteristik arsitektur Googie mempunyai elemen desain utama dan menciptakan jiwa dengan rasa propulsi. Tujuh karakteristiknya meliputi bentuk geometris tebal dengan sudut tajam dan menyerupai kurva yang menyapu. Kemudian, memiliki bentuk geometris untuk pilar, atap, dan papan nama.

Atap miring pada sudut ke atas, yang membuat bangunan tampak seperti akan lepas landas dan terbang. Memiliki ornamen starbursts yang menunjukkan Space Age, jendela kaca dengan lembaran besar, membuat atap tampak melayang.

Selanjutnya, bentuk bumerang mengesankan gagasan bentuk panah yang menunjukkan jalan untuk maju, dan bangunan menyerupai pesawat ruang angkasa.

Gaya Googie menjadi kurang dihargai seiring berjalannya waktu, dan banyak bangunan dengan gaya ini telah dihancurkan. Tapi, ada beberapa bangunan yang masih dipertahankan, seperti stan McDonald’s tertua yang masih mengadapsi gaya Googie terlama.

Salah satu bangunan Googie yang juga terkenal adalah Gedung Tema di Bandara Internasional Los Angeles (LAX), dirancang oleh James Langenheim dari William Pereira dan Charles Luckman, yang dibangun pada tahun 1961.

Sementara, untuk restoran drive-in bergaya Googie yang tersisa ada di Harvey’s Broiler (Paul Clayton, 1958), kemudian Johnie’s Broiler di Downey, California, sebagian dihancurkan pada tahun 2006. Namun, melalui upaya warga kota Downey dan situs pelestarian bangunan bersejarah, bangunan tersebut didirikan dan dibuka kembali pada tahun 2009 sebagai restoran Bob Big Boy.

Googie juga menjadi inspirasi pada serial televisi dan film animasi seperti Dexter’s Laboratory, Johnny Bravo, The Powerpuff Girls, Futurama, dan George Shrinks. Kemudian, The Adventures of Jimmy Neutron: Boy Genius, My Life as a Teenage Robot, dan The Incredibles.

sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan