Ini Alasan Mengapa Desain Minimalis Begitu Populer dan Terus Jadi Tren

Desain rumah minimalis sangat populer beberapa tahun belakangan, bahkan akan tetap jadi tren sampai tahun 2022 mendatang. Terlebih, banyak bermunculan ide dan tawaran furnitur yang mendukung konsumen untuk mendesain rumah dengan gaya ini.

Garis desain yang bersih, reduktif, rapi, monokromatik, dan sederhana, atau dikenal dengan istilah less is more, adalah konsep yang sering muncul ketika berpikir mengenai desain minimalis. Desainer Utama di B Interior, Sharon Blaustein, menjelaskan bahwa desain minimalis adalah tentang menjaga ruang tetap sederhana, rapi, dan menonjolkan arsitektur ruang yang menarik.

“Paletnya sebagian besar monokromatik dan warna digunakan sebagai aksen,” kata Blaustein.

sumber: savillefurniture.com

Ruang desain minimalis menggabungkan denah lantai terbuka dan perabotan sederhana yang dibangun dengan baik dan nyaman. Berjalan beriringan dengan kegunaan setiap barangnya, desain minimalis diciptakan untuk membuat ruang terasa lebih menenangkan, estetis, dan timeless.

Pemilik Robert Brown Interior Design, Robert Brown, mengatakan bahwa segala hal yang ada pada desain minimalis harus fungsional dan memberi nilai tambah pada ruangan.

“Minimalis memungkinkan sesuatu selain ruang menjadi fokus. Misalnya, orang-orang di ruang atau pemandangan dari jendela mungkin lebih penting daripada dekorasi ruangan,” jelas Brown.

Contoh lainnya adalah kondominium minimalis yang dirancang oleh Brown dengan memberikan tujuan pada setiap penggunaan perabotan, seperti kursi untuk diduduki dengan nyaman, meja untuk minum, dan jendela yang tersembunyi untuk memberikan pemandangan bagi penghuninya.

Sejalan dengan penjelasan tersebut, pemilik Annette Frommer Interior Design, Annette Frommer, memaparkan bahwa manusia tidak membutuhkan begitu banyak barang karena mereka dapat hidup di ruang manapun dengan barang yang lebih sedikit.

“Berapa banyak sofa yang sebenarnya kita butuhkan? Berapa banyak kursi? Pada kenyataannya, kita membutuhkan fungsionalitas dan kepraktisan yang berpadu tanpa hiasan berlebihan,” jelas Frommer.

Selain itu, desain minimalis juga memberikan efek menenangkan melalui ruang yang dirancang dengan baik serta rapi.

Meski memiliki banyak manfaat, desain minimalis juga memiliki tantangan. Salah satunya adalah bagaimana membuat ruang terlihat hangat dan ramah. Desain minimalis kerap menggunakan palet warna monokromatik yang menciptakan suasana dinamis, sehingga perlu memadukan desain minimalis dan unsur-unsur terkait dengan tepat.

Tidak hanya itu, tantangan lain desain minimalis adalah mengetahui kapan harus berhenti mendesain atau menambah ruang.

“Sama seperti seniman yang harus berhenti di beberapa titik dan tidak menambahkan warna atau sapuan kuas, seorang desainer juga harus tahu kapan harus berhenti,” pungkas Frommer.

dilansir dari: kompas.com

Tinggalkan Balasan