Benarkah Semakin Panas Suhu, Semakin Banyak Pasokan Listrik Didapat Panel Surya?

Banyak orang mengira jika suhu di lingkungan semakin panas, maka panel surya bisa mendapatkan pasokan listrik dalam jumlah banyak. Ternyata, hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Suhu yang terlalu panas justru bisa mengurangi efektivitas kerja dari panel surya dan membuat pasokan listrik berkurang.

CED Greentech, perusahaan panel surya asal Amerika Serikat mengatakan, panas yang ekstrem dapat mengurangi kemampuan panel surya untuk menghasilkan tenaga listrik. Bahkan, suhu panas dapat mengurangi efisiensi output panel surya sebesar 10 hingga 25 persen, berdasarkan lokasi penempatannya.

foto: commons.wikimedia.org

Dalam proses produksi, panel surya biasanya diuji pada suhu 25 derajat celcius. Dari hasil pengujian diketahui, sel surya yang ada di dalam panel bisa menghasilkan tenaga surya paling efisien dalam kisaran suhu tersebut.

Dampak panas pada panel surya berkaitan dengan hukum termodinamika, yakni hukum fisika tentang panas dan bagaimana pengaruhnya terhadap benda.

Listrik yang dihasilkan oleh panel surya berasal dari aliran partikel yang disebut elektron di dalam sirkuit listrik. Ketika suhu melonjak, elektron ini dapat memantul terlalu banyak, sehingga akan mengurangi tegangan atau jumlah listrik yang dihasilkan.

Terlalu banyak panas juga mengurangi efisiensi panel surya sebesar 0,5 poin persentase untuk setiap kenaikan suhu.

Cara terbaik untuk mengurangi dampak cuaca panas ekstrem adalah memasang panel surya beberapa meter dari atas atap. Hal ini memungkinkan aliran udara untuk mendinginkan panel.

Menggunakan panel surya yang dibuat dengan bahan reflektif berwarna terang juga dapat mengurangi jumlah panas yang diserapnya. Komponen elektronik yang mengoperasikan panel surya dapat dipasang di area teduh untuk membantu mencegahnya menjadi terlalu panas.

sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan