Mengenal Cat Anti-Fouling dan Jenis-Jenisnya

Cat anti-fouling merupakan cat pelapis khusus yang biasanya diaplikasikan pada pilar jembatan atau pilar jalan tol yang berada atas laut. Jauh sebelum digunakan dalam konstruksi, cat khusus ini sudah diaplikasikan pada lambung dan baling-baling kapal laut.

Tujuan penggunaan cat ini adalah memperlambat pertumbuhan organisme laut seperti teritip, lendir, ganggang, dan gulma berlumut. Selain itu, penggunaan cat anti-fouling juga dilakukan untuk mencegah korosi sehingga suatu konstruksi atau bagian-bagian kapal tidak cepat rusak dan aus.

Dalam cat anti-fouling terkandung biosida atau racun dalam cat, yang dilepaskan ke area laut untuk meracuni organisme yang menempel pada material tertentu. Terdapat empat bahan dasar yang terkandung dalam cat anti-fouling, yakni biosida, damar, pelarut, serta pigmen untuk memberi warna.

sumber: yachtingmonthly.com

Salah satu konstruksi di Indonesia yang telah menggunakan cat anti-fouling adalah Jalan Tol Bali-Mandara yang telah beroperasi sejak tahun 2013 lalu. Meskipun dibangun di atas air, namun jalan ini tetap kokoh.

Salah satu rahasianya adalah penggunaan cat anti-fouling pada tiang pancang yang digunakan.

Seperti diketahui, beton merupakan bahan baku yang digunakan untuk membuat pilar jembatan di atas air. Namun apabila ditempeli biota laut, maka beton menjadi lebih rapuh dan cepat rusak.

Karena itu, dibutuhkan pelapis yang efektif untuk melindungi struktur, juga membunuh organisme perusak seperti teritip.

Ada tiga jenis cat anti-fouling yang beredar di pasaran:

Cat Dasar Lunak
Cat ini mengandung lapisan berbasis tembaga yang cukup efektif digunakan di perairan yang lebih dingin, dengan potensi pertumbuhan organisme laut yang lebih rendah.

Cat Bawah Keras
Cat anti-fouling jenia ini mengandung lebih banyak biosida (tembaga oksida), sehingga lebih efektif untuk membunuh mikroorganisme laut yang berpotensi merusak. Cat ini biasanya digunakan pada permukaan yang keras seperti perahu balap atau konstruksi. Namun, harga cat ini relatif mahal.

Cat Anti-fouling Ablatif
Cat ini memiliki fungsi yang sama, namun daya tahan biosidanya relatif lebih lama dibandingkan jenis cat anti-fouling lainnya.

dilansir dari: kompas.com

Tinggalkan Balasan