2.631 Unit Rumah Khusus Dibangun untuk MBR Nelayan Hingga Korban Bencana

RumahComRumah layak huni merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia selain pangan dan sandang. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mengupayakan terciptanya rumah layak huni, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sekaligus untuk mengatasi kawasan kumuh.

Salah satu bagian dari program pembangunan sejuta rumah yang diluncurkan sejak April 2015 lalu yaitu rumah khusus. Program pembangunan rumah khusus ditujukan untuk kebutuhan khusus seperti hunian bagi kalangan nelayan, pegawai pemerintahan, TNI-Polri, guru, kalangan pelajar, hingga pemukiman untuk korban bencana atau pengungsi.

“Pada tahun 2021 ini Kementerian PUPR menargetkan untuk membangun rumah khusus sebanyak 2.631 unit rumah. Target ini telah mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun 2020 sebesar 1.575 unit. Peruntukannya dimaksimalkan untuk masyarakat yang paling membutuhkan termasuk untuk hunian di kawasan perbatasan negara,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

sumber: rumah.com

Pada tahun ini, program rumah khusus akan dibangun salah satunya untuk masyarakat di Kelurahan Orang Kayo Hitam yang rumahnya rusak karena tergerus aliran Sungai Batanghari, Provinsi Jambi. Kementerian PUPR telah meminta kepada Pemerintah Kabupaten Batanghari untuk segera melaksanakan pendataan jumlah penduduk serta menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan rumah khusus tersebut.

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menambahkan, pemerintah akan terus hadir untuk membantu penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan rumah khusus untuk masyarakat yang terdampak relokasi akibat pembangunan sempadan sungai seperti di Batanghari.

“Makanya kami berharap Pemkab Batanghari bisa segera mengirimkan data rumah yang mengalami kerusakan dan bisa menyediakan lahan sesuai dengan RT/RW agar lokasinya benar-benar sesuai dengan peruntukan dengan bukti legalitas kepemilikan tanah serta data calon penerima bantuan rumah khusus ini,” katanya.

Saat ini Pemkab Batanghari tengah mengajukan usulan rumah khusus untuk relokasi 120 kepala keluarga yang tinggal di Keluarahan Orang Kayo Hitam. Untuk lokasinya juga telah disiapkan area seluas 3,44 ha untuk pembangunan rumah khusus tersebut.

Tinggalkan Balasan