3 Alasan Utama Pembelian Properti Secara Virtual di Masa Pandemi COVID-19

Liputan6.com, Jakarta – Properti bukanlah pengecualian dalam daftar panjang perubahan pola pemasaran selama pandemi COVID-19. Seperti yang lain, sektor ini mau-tak mau beradaptasi dengan ranah digital untuk menggantikan agenda yang biasanya dilakukan secara langsung.

Bukan tanpa tantangan tentunya. Menurut CEO Crown Group, Iwan Sunito, sesi siaran langsung dalam memperlihatkan model properti jadi satu sandungan yang harus dijawab secara tuntas. Namun demikian, ia menyambung, setidaknya ada tiga alasan pembelian properti secara virtual di masa kriris kesehatan global.

“Sudah tahu lokasi unit membuat klien yakin untuk berinvestasi properti,” katanya dalam jumpa pers virtual, Rabu, 27 Januari 2021. Kemudian, loyalitas dan kepercayaan pada sebuah brand juga dinilai Indra memengaruhi keputusan ini.

Terakhir, transparansi informasi tentang properti juga punya andil besar dalam pengambilan keputusan apakah akan membeli atau sebaliknya. Head of sales and marketing Crown Indonesia, Tyas Sudaryomo, menyambung bahwa memanfaatkan teknologi dalam pemasaran justru dinilai begitu efektif.

“Satu kasusnya waktu itu ada klien yang mau beli properti di Melbourne, anaknya tinggald di sana. Meeting secara virtual, otomatis itu dari tiga wilayah berbeda dan komunikasinya jadi lebih mudah,” ungkapnya di kesempatan yang sama.

Tahap pemasaran properti berupa memperlihatkan, mulai dari layout sampai warna unit, semua telah dilakukan secara virtual. “Itu sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya (akad jual-beli unit kebanyakan berlangsung secara daring),” sambung Tyas.

Tinggalkan Balasan