7 Fakta Pembangunan Sirkuit Mandalika, Mulai dari Biaya Hingga Teknologi Aspalnya

Sirkuit Mandalika telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Jumat (12/11) lalu. Sirkuit di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan nama resmi Pertamina Mandalika International Street Circuit ini siap menjadi tuan rumah untuk berbagai ajang balap kelas dunia.

Sirkuit Mandalika telah masuk dalam kalender MotoGP tahun 2022, dan akan menjadi tuan rumah pada seri balapan ke-2 pada 20 Maret 2022.

Biaya Pembangunan
Sirkuit Mandalika dibangun dengan biaya sebesar Rp 1,1 triliun. Anggaran ini dihabiskan untuk pekerjaan dasar dan pembangunan sirkuit itu sendiri.

sumber: kompas.com

Desain
Sirkuit Mandalika merupakan buah karya dari perusahaan arsitektur asal Amerika Serikat, Popuolus. Perusahaan ini telah berpengalaman mendesain berbagai venue olahraga ternama seperti Wembley Stadion.

Kapasitas Penonton
Sirkuit Mandalika dibangun dengan kapasitas Grand Stand Seating mencapai lebih dari 50.000 tempat duduk, sementara non-seated area (tribun berdiri) sanggup menampung 138.000 orang. Para penonton juga dapat menonton MotoGP di Hospitality Suites yang direncanakan akan berkapasitas 7.700 penonton.

Panjang Trek
Sirkuit Mandalika dirancang dengan trek sepanjang 4.310 meter yang dilengkapi 17 tikungan. Adapun luasnya secara keseluruhan mencapai 120 hektar.

Aspal
Sirkuit Mandalika menggunakan teknologi aspal terbaru, yakni Stone Mastic Asphalt (SMA). Partikel dari SMA ini tidak terlalu rapat atau terlalu jarang, sehingga permukannya sangat rata. Karena itu, meskipun sudah lebih dari lima tahun tak perlu dilakukan pelapisan ulang.

Pemandangan Alam
Sirkuit Mandalika dibangun di dalam kawasan The Mandalika yang merupakan destinasi pariwisata kelas dunia dan dekat dengan area pantai. Bahkan, di setiap tikungan Sirkuit Mandalika terdapat pemandangan alam Mandalika, yakni lanskap bibir pantai dan perbukitan asri.

Fasilitas
Terdapat beragam fasilitas di Sirkuit Mandalika, mulai dari terowongan, pusat kontrol balapan (race control), pusat kesehatan, dan area pendaratan helikopter (helipad).

dilansir dari: kompas.com

Tinggalkan Balasan