70% Debitur KPR Bank Mandiri Kaum Milenial

HousingEstate, Jakarta – Kesadaran kaum milenial membeli hunian sendiri beberapa tahun terakhir makin tinggi. Hal itu terlihat antara lain dari realisasi penyaluran KPR sejumlah bank.

Bank Mandiri misalnya, dari total penyaluran KPR Rp 4,1 triliun selama Januari-September 2020, lebih dari 70 persen disumbang debitur milenial. Perinciannya, 30 persen debitur berusia 20-30 tahun, 42 persen debitur berumur 30-40 tahun, 21 persen debitur berusia 40-50 tahun, sisanya debitur di atas 50 tahun.

Sekitar 70 persen rumah yang dibeli para debitur tersebut adalah tipe 22 hingga kurang dari 72 m2. Lokasi terbanyak di megapolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), disusul Jawa Timur dan Jawa Barat.

sumber: wartaekonomi.co.id

“Mayoritas debitur kami berusia milenial dan sebagian besar end user yang sebelumnya ngontrak rumah atau tinggal bersama orangtua,” kata Ayu Pertiwi, Vice President Consumer Loans Bank Mandiri.

Meski ada pandemi, realisasi penyaluran KPR Bank Mandiri selama tiga kuartal pertama 2020 itu masih tergolong baik, dibanding periode yang sama tahun lalu yang mengalami penurunan sekitar Rp 2 triliun.

“Pada kuartal dua kami fokus melayani debitur yang mengajukan keringanan cicilan karena terkena dampak pandemi Covid-19. Selama kuartal dua saja yang mengajukan keringanan pembayaran cicilan KPR mencapai 19.400 debitur. Memasuki kuartal ketiga, baru penyaluran KPR mulai tumbuh lagi,” jelasnya.

Debitur milenial mencakup porsi terbesar KPR Mandiri karena sejak 2018 bank BUMN terbesar itu fokus menggarap pasar milenial, termasuk mereka yang baru beberapa tahun bekerja, dengan melansir KPR Milenial. Untuk memudahkan kaum milenial membeli rumah, KPR Milenial menawarkan aneka kemudahan.

Saat ini misalnya, bunga promonya ditawarkan 6,86 persen per tahun fixed 5 tahun, yang berlaku untuk pembelian rumah di berbagai perumahan yang dikembangkan developer yang sudah bekerjasama dengan Bank Mandiri. Periode atau tenor pembiayannya juga dibuat panjang, hingga 25 tahun untuk rumah tapak dan 15 tahun untuk apartemen.

Untuk makin meringankan debitur mencicil, angsuran tahun pertama hingga kelima dibuat naik secara berjenjang. Dengan tenor yang panjang dan angsuran berjenjang selama lima tahun pertama, debitur dapat membeli rumah yang harganya lebih tinggi dari yang seharusnya.

“Dengan asumsi gaji atau penghasilan debitur naik 5 – 10 persen setiap tahun, mereka tidak terlalu berat membayar cicilan setiap bulan. Bahkan, mereka masih bisa menikmati gaya hidupnya,” ujar Ayu.

Karena kontribusi pasar kaum milenial yang tinggi dalam penyaluran KPR-nya itu, Bank Mandiri mendapat penghargaan The Most Favoured Bank on Housing Mortgage Product for Millenials dalam ajang Housing Estate Awards 2020.

Tinggalkan Balasan