Asosiasi Profesi Menghadap Presiden Jokowi Beri Masukan Terkait Istana Negara

JAKARTA, KOMPAS.com –¬†Permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada masyarakat, arsitek, dan para ahli untuk memberikan masukan terkait pra-desain Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) baru, Kalimantan Timur, mendapat reaksi positif.

Sejumlah kalangan, termasuk lima asosiasi profesi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Green Building Council Indonesia (GBCI), Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI), Ikatan Arsitek Landskap Indonesia (IALI), dan Ikatan Ahli Perancangan Wilayah dan Kota (IAP) yang sebelumnya sempat melontarkan kritikan tajam, siap menghadap Presiden untuk memberikan masukan.

Bahkan, Sekretaris Jenderal Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Ariko Andikabina sangat menantikan kesempatan untuk bertemu Presiden dan menyampaikan masukan-masukan penting bagi rancangan istana negara.

sumber: kompas.com

“Saya dengar justru pak Presiden akan meminta pendapat arsitek dan para ahli. Tentu kami menantikan kesempatan itu,” kata Ariko.

Hal itu penting mengingat bangunan istana negara merupakan simbol Indonesia sebagai sebuah negara. Bak gayung bersambut, pihak istana pun mengagendakan pertemuan dengan Presiden Jokowi pada Kamis (15/04) ini pukul 14.00 WIB.

Menurut anggota Green Building Council Indonesia (GBCI) Prasetyoadi, pertemuan tersebut akan dihadiri oleh lima asosiasi profesi tersebut di atas, plus Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ikatan Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (IALHI), Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI), dan Nyoman Nuarta.

“Para ketua dari masing-masing asosiasi ini yang nanti akan menghadap presiden,” ucap Tiyok.

Mereka akan memberikan masukan kepada presiden sesuai dengan keahlian masing-masing terkait dengan pra-desain istana negara di IKN.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi mengunggah video salah satu usulan desain istana negara karya pematung I Nyoman Nuarta. Jokowi menyebut desain istana negara yang akan dibangun di Ibu Kota Negara (IKN) baru, Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur, ini masih merupakan pra-desain.

Oleh karena itu, dibutuhkan masukan dari masyarakat untuk menyempurnakan pra-desain istana negara ini agar menjadi kebanggaan sekaligus mencerminkan kemajuan bangsa.

Berdasarkan masukan dari masyarakat, Jokowi akan mengundang kembali para arsitek dan para ahli lainnya. Hal ini bertujuan untuk memperkaya pra-desain menjadi dasar desain istana negara di IKN baru.

Tinggalkan Balasan