BP Tapera Resmi Kelola FLPP, Tidak Ada Perubahan Aturan Penyaluran Dana

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah resmi menjadi pengelola dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada 2022. Targetnya adalah 200.000 unit rumah, dengan anggaran senilai Rp 23 triliun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Komisioner BP Tapera, Adi Setianto, mengatakan bahwa BP Tapera bertindak sebagai Operator Investasi Pemerintah (OIP) dalam mengelola FLPP.

Seluruh peraturan yang telah diterapkan dalam penyaluran FLPP juga tidak ada yang berubah. Hanya ada perubahan nomenklatur dari Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) menjadi BP Tapera.

sumber: pu.go.id

“Sesuai dengan target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) Perumahan Tahun 2020-2024, kami akan menggunakan portal teknologi yang tersedia di PPDPP, sehingga layanan kami pastikan running well,” ujar Adi.

Dia menyatakan, BP Tapera akan bekerja semaksimal mungkin dalam menyalurkan pembiayaan rumah subsidi atau dikenal kredit pemilikan rumah (KPR) Sejahtera pada 2022. Apalagi, BP Tapera telah bekerja sama dengan 48 Bank Penyalur yang sebelumnya juga bermitra dengan PPDPP dalam menjalankan FLPP.

“Sesuai amanat, penyaluran rumah subsidi harus akurat, para penerima adalah mereka yang sesuai ketentuan,” imbuhnya.

Selain FLPP, BP Tapera juga membiayai kebutuhan hunian anggota Tapera, yakni aparatur sipil negara (ASN) dengan target 109.000 unit rumah pada 2022.

dilansir dari: kompas.com

Tinggalkan Balasan