Dibangun Dalam Waktu 93 Hari, Venue Rugbi PON Papua 2021 Sabet Rekor MURI

Venue cabang olahraga rugbi yang menjadi salah satu bagian dari Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 menyabet tiga rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Ketiga kategori tersebut adalah pemasangan gelanggang olahraga pertama dengan sistem pre-fabrikasi, pembangunan gelanggang rugbi berstandar dunia tercepat, serta pemasangan rumput sintetik pada field of play (FOP) tercepat.

Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk Novel Arsyad mengatakan, arena tersebut dibangun selama 93 hari dengan kualitas standar internasional.

sumber: murianews.com

“Selain itu, proyek pembangunan venue rugbi telah mendapatkan banyak apreasiasi dari para pejabat,” ujar Novel.

Novel mengatakan, PP akan terus memberikan kualitas atas hasil pembangunan proyek-proyek yang dikerjakannya. Arena ini dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua senilai Rp 22 miliar.

Venue rugbi merupakan salah satu arena yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.

Sebelumnya, arena PON XX Papua 2021 yang dibangun PP terlebih dahulu juga telah mendapatkan tiga rekor MURI pada tahun 2020, yaitu Stadion Istora Papua Bangkit.

Ketiga kategori yang diraih stadion ini adalah struktur atap baja lengkung bentang terpanjang dengan dimensi 90 meter, atap tanpa sambungan, dan baut mengerucut terluas berbentuk dome seluas 7.300 meter persegi; lalu instalasi terpanjang dan diameter terbesar textile duct dengan dimensi ring internal 477 meter; serta diameter cincin luar sepanjang 70 meter dan diameter cincin dalam sepanjang 56 meter.

Selain rugbi dan Stadion Istora Papua Bangkit, PP juga mengerjakan Stadion Lukas Enembe dan venue voli pada perhelatan olahraga nasional tersebut.

sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan