Ditargetkan 70.000, Baru 29.964 Tenaga Kerja Konstruksi Kantongi Sertifikat

Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) melaporkan, hingga 5 Agustus 2021 tenaga kerja konstruksi (TKK) yang telah tersertifikasi adalah sebanyak 29.964 orang.

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Taufik Widjoyono mengatakan, dari total sertifikasi TKK tersebut, meliputi 20.324 Sertifikasi Keterampilan (SKT) dan 9.640 Sertifikasi Keahlian (SKA).

“Jadi total sertifikasi TKK saat ini yang telah dikeluarkan adalah sebanyak 29.964 sertifikat,” kata Taufik.

sumber: constructionnews.co.uk

Pada tahun ini, LPJK menargetkan sebanyak kurang lebih 70.000 TKK yang tersertifikasi. Artinya, jika melihat realisasi saat ini, maka ada sekitar 40.000 sertifkasi TKK yang masih akan terus dikebut hingga akhir tahun.

“Kami akan terus mempercepat menggenjot sertifikasi TKK ini hingga akhir tahun,” ujar dia.

Sertifkasi TKK sangat penting dilakukan terutama untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan TKK di lapangan yang sesuai dengan standar dan kompetensi yang telah dipersyaratkan. Selain itu, sertifikasi juga dapat mendorong kinerja konstruksi pada tahun ini, terutama di tengah pandemi Covid-19.

Karenanya, LPJK gencar melakukan kolaborasi dengan berbagai lembaga pelatihan, baik milik pemerintah atau swasta, agar dapat meningkatkan pelatihan tenaga kerja konstruksi.

Taufik menambahkan, meski di tengah pandemi Covid-19 proses sertifikasi TKK masih berjalan normal. Hanya, prosesnya lebih mengandalkan teknologi informasi, di mana penyampaian materi pelatihan dilakukan secara online.

Namun, ada beberapa materi yang tetap dilaksanakan secara offline, misalnya pelatihan operator crane dan yang lainnya.

“Tapi kami tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dalam menjalankan pelatihan konstruksi,” imbuh Taufik.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, sektor konstruksi tumbuh positif pada Kuartal II-2021, yaitu sebesar 4,42 persen. Tumbuhnya sektor konstruksi di periode ini turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 7,07 persen pada Kuartal II-2021.

sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan