Dukung MotoGP 2021 di Lombok, 915 Unit Rumah Dibangun Melalui Program Sarhunta

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun 915 unit rumah melalui Program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) senilai Rp 62,22 miliar di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandalika di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Program Sarhunta ini bertujuan untuk mendukung pemulihan pariwisata sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lebih dari itu, Sarhunta juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat di sekitar KSPN Mandalika.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengungkapkan, Kementerian PUPR juga akan terus mendukung pemerintah daerah (pemda) dalam mendorong pemulihan perekonomian nasional dari berbagai sektor, termasuk pariwisata.

sumber: kompas.com

“Rumah-rumah penduduk yang berada di dalam kawasan dan koridor masuk kawasan wisata kami bedah sehingga kualitas hunian masyarakat bisa lebih layak huni,” kata Khalawi, dikutip dari siaran pers yang diterima kompas.com.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, sebanyak 915 unit rumah dibangun di dua kawasan, yakni Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Utara. Rinciannya, 817 unit di Kabupaten Lombok Tengah yang 517 unitnya dibangun di sepanjang koridor masuk KSPN Mandalika.

Lalu, 300 unit digunakan untuk rumah singgah atau homestay, serta usaha lainnya yang mendukung sektor pariwisata. Sementara itu, 98 unit lainnya dibangun di Kabupaten Lombok Utara. 

Selain itu, rumah singgah yang ada juga dapat dijadikan sebagai alternatif akomodasi yang terjangkau bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke lokasi wisata tersebut.

“Program Sarhunta diharapkan juga dapat memenuhi kebutuhan tempat penginapan bagi wisatawan yang diperkirakan melonjak, terutama saat gelaran Moto Grand Prix (GP) tahun 2021 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika,” ucap Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Wilayah Nusa Tenggara I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Rini Dyah Mawarty.

Untuk membantu masyarakat dalam pengelolaan rumah singgah itu, Kementerian PUPR bersama Kemenparekraf juga melaksanakan Bimbingan Teknis Manajamen Sarhunta untuk masyarakat di KSPN Mandalika yang dilaksanakan di Dusun Gerupuk, Desa Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah.

Bimbingan Teknis tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan bagi warga yang telah mendapatkan bantuan rumah swadaya pada Program Sarhunta untuk mengelola dan mendukung KSPN itu.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf Wawan Gunawan menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR karena telah membangun rumah singgah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan pariwisata itu.

“Kemenparekraf siap memberikan dukungan kepada Kementerian PUPR untuk membangun begitu banyak rumah singgah di Mandalika dan Gili serta tempat wisata lainnya,” tutur Wawan.

Selain itu, Kemenparekraf melalui Politeknik Pariwisata juga akan mendampingi masyarakat untuk memanfaatakan rumah singgah yang ada.

Tinggalkan Balasan