Jakarta Gelar Sayembara Terbuka Penataan Kampung Kumuh Berhadiah Rp 100 Juta

JAKARTA, KOMPAS.com – Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Jakarta didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar sayembara (kompetisi) Penataan Kampung Kumuh Tingkat RW.  Kompetisi ini diselenggarakan mulai April hingga Juli 2021 dengan menyasar perencana atau planner muda untuk menyusun konsep peremajaan RW kumuh.

Kampung kumuh yang akan ditata ada dua, yakni Tanah Merah di Jakarta Utara, dan Manggarai di Jakarta selatan. Sayembara dilatarbelakangi oleh perubahan pola hidup sebagai dampak pandemi Covid-19 yang mengharuskan warga untuk menjaga jarak dan kebersihan.

Namun, tidak semua warga di Jakarta mempunyai keistimewaan yang sama untuk dapat tinggal dengan lingkungan yang bersih dan sehat. Hal ini karena masih banyak kampung kota di Jakarta yang tergolong dalam kawasan kumuh, yang seharusnya kebersihan dan kesehatan menjadi perhatian utama.

sumber: instagram.com/iap_jakarta

Untuk itu, dibutuhkan sebuah input perencanaan yang dapat mengubah kampung kumuh menjadi lebih sehat dan berketahanan pada masa pandemi Covid-19.

Peserta kompetisi terbagi menjadi dua kategori yaitu mahasiswa dan professional. Peserta diperbolehkan dari semua jurusan dan semua strata.

Kompetisi juga dapat diikuti secara berkelompok, maksimal anggota berjumlah 8 orang dengan ketentuan, team leader harus berlatar belakang Perencana Wilayah Kota (PWK). Sementara, team leader kategori profesional harus memiliki kartu keanggotaan Ikatan Ahli Perencaan (IAP).

Adapun peserta kategori mahasiswa wajib melampirkan bukti sebagai mahasiswa. Setiap kelompok berisi minimal dua orang planner atau mahasiswa PWK sebagai anggota.

Kompetisi penataan kampung kumuh ini berhadiah total Rp 100 juta dengan dewan juri lima orang, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Presiden FIABCI Indonesia Budiarsa Sastrawinata, GM Project 3 PT Lippo Karawaci Tbk Gita Irmasari, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti, dan Ketua IAP Jakarta Dhani M Muttaqin.

Pengundian wilayah studi, penjelasan data JakartaSatu dari DPMPTSP, dan kondisi faktual RW wilayah studi akan dilakukan pada 1 Mei 2021 secara daring. 

Peserta diberikan kesempatan untuk mengerjakan karya sayembara selama dua bulan mulai 1 Mei hingga 30 Juni 2021. Pengumpulan hasil karya sayembara pada hari yang sama, yakni 30 Juni 2021, untuk kemudian dinilai oleh dewan juri pada 1-7 Juli 2021 secara daring.

Presentasi akhir dan penjurian Tahap II di hadapan Gubernur DKI Jakarta dan dewan juri lainnya digelar pada 10 Juli 2021 secara langsung atau offline. Ketua Majelis Kode Etik IAP Bernardus Djonoputro mengatakan, kompetisi kampung kumuh yang digelar secara terbuka ini adalah contoh bagus dalam upaya menata kota.

“Dari gelaran sayembara ini akan dihasilkan karya-karya para perencana terbaik yang dapat diimplementasikan dalam penataan kota,” ujar Bernie.

Dia menegaskan, sebuah sayembara juga harus melibatkan asosiasi profesional yang memiliki keahlian maksimal untuk menerjemahkan kebijakan politik yang diambil, baik di tingkat kota, provinsi, maupun negara.

Tinggalkan Balasan