MA Menangkan PK Anies Baswedan, Seperti Apa Sih Pulau I yang Ditolak Reklamasinya?

JAKARTA, KOMPAS.com – Izin reklamasi Pulau I yang diajukan oleh PT Jaladri Kartika Pakci resmi ditolak Mahkamah Agung (MA) pada 4 Maret 2021, setelah pengajuan Peninjauan Kembali (PK) dimenangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Keputusan ini terdaftar dengan nomor 32 PK/TUN/2021 serta nomor perkara pengadilan tingkat I 113/G/2019/ PTUN.JKT.

Ini berarti, Surat Keputusan (SK) Anies untuk mencabut izin reklamasi Pulau I dikabulkan MA. Lantas, seperti apa gambaran Pulau I yang ditolak izin reklamasinya itu?

Pulau I dikembangkan oleh PT Jaladri Kartika Pakci, tepatnya berada di bagian barat dengan luas 202,5 hektare dari total keseluruhan 405 hektare. Rencana reklamasi Pulau I bagian barat ini berlokasi di Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Kota Administrasi Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta.

sumber: metro.tempo.co

Lokasinya berbatasan dengan Perairan Teluk Jakarta di sebelah utara, Perairan Laut lokasi rencana reklamasi Pulau I bagian timur yang telah dikembangkan oleh PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Perairan Teluk Jakarta dan Pabrik PT Asahi Mas di bagian selatan. Sementara di bagian barat, Pulau I bagian barat berbatasan langsung dengan Perairan Teluk Jakarta, Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, dan Pelabuhan Kelas III Sunda Kelapa.

Luas area yang direklamasi seluruhnya berada di perairan kurang dari 12 mil dari Provinsi DKI Jakarta. Lokasi proyek reklamasi Pulau I bagian barat ini berupa perairan laut terbuka, bukan areal tangkapan ikan dan juga bukan fishing ground.

Di sebelah utara lokasi proyek, saat ini terdapat pipa gas bawah laut milik PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). Kemudian, di sisi selatan dekat lokasi proyek, reklamasi Pulau I bagian barat dekat dengan kawasan Industri Ancol Barat, Perumahan Ancol Barat, serta area rekreasi Taman Impian Jaya Ancol.

Di sekitar lokasi proyek, terdapat komunitas dan aktivitas nelayan yang berpusat pada PPS Nizam Zachman. Selain itu, terdapat pemukiman penduduk terdekat yang berada di perumahan Ancol Barat (Perumahan Marina).

sumber: tataruangpertanahan.com

Lokasi Pulau I bagian barat memiliki ciri khas berbeda dengan yang bagian timur karena dekat dengan keberadaan Kabel Telekomunikasi Bawah Laut (SKKL) Jasa Raus PT Indosat, Kabel Optik Bawah Laut PT Telkom di Pulau I bagian barat, juga berbatasan dengan Pelabuhan Nusantara Sunda Kelapa.

Sedangkan Pulau I bagian timur, dekat dengan Telekomunikasi Bawah Laut (SKKL) Jasa Raus PT Indosat dan berbatasan dengan rencana reklamasi Pulau J. Batas antara Pulau I bagian barat dan timur ini nantinya akan dipisahkan oleh pembatas jalan.

Pengembangan Pulau I bagian barat ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1292/-1.794.2 tanggal 21 September 2012. Kemudian, diperpanjang dengan Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 541/-1.794.2 tanggal 10 Juni 2014 tentang Perpanjangan Persetujuan Prinsip Reklamasi Pulau I atas Nama PT Jaladri Kartika Pakci.

sumber: indoposco.id

Pembentukan Pulau I bagian barat melalui reklamasi pada hakikatnya bertujuan untuk mengembangkan lahan baru demi menampung perkembangan Jakarta, seperti pelaksanaan program Pemerintah dalam rangka menyelenggarakan reklamasi Pantai Utara Jakarta untuk pusat kawasan perkantoran, perdagangan dan jasa skala internasional, pusat pariwisata, dan kawasan perumahan horizontal dan vertikal.

Hal ini sebagaimana menjadi fungsi utama dari letak kawasan Pulau I yang berada di tengah, sebagaimana tertuang dalam Pasal 3 ayat (3) Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 121 tahun 2012 tentang Penataan Ruang Kawasan Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Adapun Pulau I direncanakan memiliki dua lokasi kolam penampung air hujan yang letaknya di tengah pulau bagian kiri dan kanan. Kolam penampung ini menjadi tempat pembuangan akhir dari sistem drainase. Dengan demikian, panjang saluran drainase maksimum kurang dari 1.500 meter ini memungkinkan seluruh aliran air dilakukan dengan cara gravitasi.

Tinggalkan Balasan