Masjid Istiqlal Direnovasi, Begini Wajah Baru Desain dan Arsitekturnya

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membagikan video TikTok yang diunggah melalui akun resmi @kemenpupr mengenai perubahan Masjid Istiqlal pasca-renovasi. Masjid terbesar se-Asia Tenggara dan menjadi kebanggaan Indonesia itu dibuat lebih menarik, modern, serta fasilitas lebih lengkap.

Dalam video berjudul “New Masjid Istiqal” dijelaskan, pasca direnovasi terjadi perubahan estetis dan dekoratif seperti sistem pencahayaan. Lampu sorot kubah bagian dalam yang semula hanya memiliki satu warna yaitu kuning keemasan, saat ini dibekali dengan sistem pencahayaan yang dapat diubah dengan berbagai macam warna.

“Setelah 51 tahun dibangun, Masjid Istiqlal direnovasi, warna kubah (bagian luar) bisa menyesuaikan dengan fase bulan. Bahkan lighting interior­-nya menggunakan sensor,” bunyi penjelasan Kementerian PUPR dalam video TikTok.

sumber: kompas.com

Selanjutnya, terdapat pula kolam refleksi di mana air kolam tersebut dapat memantulkan lanskap kemegahan bangunan Masjid Istiqlal. Selain itu, juga terdapat lokasi yang dikhususkan untuk kios-kios pedagang yang ditata dengan rapi dan bersih.

Renovasi juga dilakukan pada ruang tempat wudu untuk pria dan wanita dengan kondisi kamar mandi yang jauh lebih kinclong dan bersih.

Sentuhan baru juga terjadi pada ruang parkir bawah tanah. Sebelumnya, masjid ini tidak memiliki ruang parkir bawah tanah melainkan hanya ruang parking ground atau sejajar dengan lantai dasar masjid.

Dan terakhir, terdapat bangunan baru berupa Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istitqlal dengan Gereja Katedral Jakarta yang tepat berada di seberangnya. Jembatan Silaturahmi ini ditargetkan selesai pada Juni 2021.

Masjid Istiqlal dirancang dengan luas kawasan 91.629 meter persegi (tidak termasuk area sungai), dengan luas bangunan 80.948 meter persegi, yang dapat menampung 200.000 orang.

sumber: kompas.com

Renovasi Masjid Istiqlal menghabiskan anggaran sebesar Rp 511 miliar, seluruhnya diambil dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Renovasi ini mencakup penataan kawasan, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, mechanical electrical plumbing (MEP), pekerjaan interior dan signage.

Selain itu, pekerjaan penataan kawasan juga dilakukan dengan mengembalikan Axis Monas dan perapihan Zoning Kawasan, perbaikan gerbang, penambahan plaza-plaza sebagai ruang publik, dan perbaikan riverfront sepanjang sungai.

Pekerjaan renovasi ini juga termasuk menambahkan gedung parkir berlapis 2 (basement), perbaikan kantin, dan penambahan area PKL. Ruang-ruang parkir yang ada di permukaan juga dimanfaatkan sebagai taman hijau dan area publik.

Bahkan, di sisi sungai disediakan amphiteater untuk berbagai kegiatan pendukung. Sementara, pekerjaan arsitektur mencakup pekerjaan fasad, lantai, dinding, kusen, jendela, pintu, ruang wudu, toilet, dan kamar mandi.

Kemudian, pekerjaan interior di antaranya adalah interior ruang salat utama, area VIP, dan perkantoran pengurus masjid. Sedangkan, pekerjaan MEP di antaranya adalah perbaikan sistem MEP keseluruhan bangunan, instalasi solar panel pada atap selasar, dan perbaikan tata pencahayaan interior dan eksterior.

Adapun pekerjaan signage meliputi pergantian signage gerbang, ruang luar, dan interior.

Tinggalkan Balasan