Mau Dapat Bantuan Renovasi Rumah dan Tempat Usaha? Ini Dia Syaratnya!

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF telah bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM dalam peluncuran program HOME. HOME merupakan program pembiayaan mikro perumahan bagi nasabah Mekaar binaan PNM untuk renovasi rumah sekaligus tempat atau mendukung usaha mereka.

Program itu diluncurkan di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (03/06). Semarang dipilih menjadi tempat peluncuran karena menjadi kota pertama pelaksanaan program pembiayaan mikro perumahan HOME kepada sejumlah nasabah Mekaar binaan PNM.

Meski demikian, ada persyaratan yang harus dipenuhi nasabah Mekaar binaan PNM agar mendapatkan bantuan pembiayaan program HOME ini. Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan hal ini kepada kompas.com, Senin (07/06).

sumber: kompas.com (dok. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero))

“Syaratnya, harus menjadi nasabah PNM Mekaar yang sudah memiliki pembiayaan Mekaar minimal 3 tahun,” jelas Ananta.

Ananta menjelaskan, bantuan biaya renovasi ini diberikan berdasarkan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang disusun oleh nasabah Mekaar binaan PNM. Sementara, untuk besaran plafon pembiayaan yang diberikan akan ditentukan dari besarnya repayment capacity (RPC) nasabah.

Ananta berharap, HOME dapat membantu program percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang saat ini tengah digenjot pemerintah.

“Melalui program pembiayaan mikro perumahan HOME ini diharapkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan ultra mikro dapat kembali bergerak melalui usaha yang mereka lakukan dari rumah,” tutur dia.

Program HOME juga merupakan bagian dari pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDG’s) atau tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya terkait sustainable cities dan communities.

Program ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan perluasan mandat yang diterima SMF untuk mendukung peningkatan kapasitas penyaluran pembiayaan perumahan berkesinambungan. Hal ini baik dari sisi suplai, maupun permintaan agar akses masyarakat untuk memperoleh hunian layak dan terjangkau semakin terbuka lebar.

Tinggalkan Balasan