Ngeri, Jakarta Diprediksi Tenggelam Tahun 2050!

JAKARTA, KOMPAS.com – Wilayah utara Jakarta diprediksi tenggelam secara menyeluruh pada tahun 2050 jika tidak ada intervensi lebih lanjut dari pemerintah.

“Tanpa intervensi, para ahli memperkirakan Jakarta Utara akan tenggelam seluruhnya pada 2050,” tulis Fitch Solutions Country Risk & Industry Research dalam laporannya.

Meski Jakarta nanti tidak menjadi ibu kota Indonesia lagi, pembangunan infrastruktur pengendali banjir di wilayah ini terus digenjot.

sumber: gottrends.blogspot.com

Berdasarkan data Fitch Solutions Country Risk & Industry Research, proyek-proyek infrastruktur pelabuhan dan air di Jakarta menelan biaya konstruksi bernilai tinggi, yakni US$ 62,3 miliar atau ekuivalen Rp 889,3 triliun. Tak hanya itu, dibangun juga jaringan pipa sekitar US$ 4,5 miliar atau setara Rp 64,2 triliun.

Sebagian besar biaya pembangunan infrastruktur ini berasal dari pembangunan proyek tembok laut raksasa atau giant sea wall senilai US$ 40 miliar atau setara Rp 571 triliun. Infrastruktur air ini dirancang untuk melindungi pantai utara Jakarta dari naiknya permukaan air laut dan mengurangi risiko banjir.

Kemajuan proyek ini terhambat oleh kekhawatiran lingkungan, terutama dari industri perikanan. Terlepas dari tantangan itu, pemerintah pada akhirnya akan terus ditekan untuk menyelesaikan proyek tersebut mengingat ancaman kenaikan permukaan laut di Kota Jakarta dan sekitarnya akan semakin masif.

Jika tak segera diselesaikan, fenomena ini juga akan mengganggu kegiatan ekonomi dan mata pencarian warga di utara Jakarta. Tak hanya di Jakarta, risiko banjir pada dasarnya terus terjadi dan berdampak ke seluruh Indonesia.

“Kami berharap pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur juga mempertimbangkan risiko terkait hal ini (banjir),” lanjut laporan Fitch.

Misalnya, penggabungan proyek irigasi dan saluran di ibu kota negara (IKN) baru, walaupun belum bisa dilihat kapan proyek tersebut diketahui publik.

Tinggalkan Balasan