Pembangunan Infrastruktur IKN Nusantara Tahap 1 Resmi Dimulai

Pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur tahap 1 resmi dimulai. Hal ini menyusul penandatanganan kontrak pekerjaan pembangunan IKN TA 2022 sebanyak 19 paket oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Paket pekerjaan yang sudah selesai proses lelang tersebut memiliki total nilai kontrak sebesar Rp 5,3 triliun.

Rinciannya, Ditjen Sumber Daya Air total sebanyak 6 paket dengan nilai kontrak Rp 42,8 miliar, Ditjen Bina Marga sebanyak 8 paket dengan nilai kontrak Rp 4,599 triliun, Ditjen Cipta Karya sebanyak 4 paket dengan nilai kontrak sebesar Rp 111,9 miliar, dan Ditjen Perumahan sebanyak 1 paket dengan nilai kontrak Rp 567 miliar.

foto: dok. Kementerian PUPR

“Dapat saya sampaikan, direncanakan akan dilakukan penandatanganan kontrak kembali pada 5 September 2022 dengan nilai kontrak sekitar Rp 4 triliun,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam arahannya yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mohammad Zainal Fatah.

Untuk pelaksanaan pekerjaan, Basuki mengingatkan para PPK dan Penyedia Jasa untuk selalu bertindak profesional, kerja cepat, kerja keras, dan kerja produktif. Selain itu, harus selalu memeriksa permasalahan di lapangan dan aktif menemukan solusi, serta berorientasi pada hasil nyata.

Karena melaksanakan tugas bukan hanya menjamin selesai, tapi betul-betul menjamin infrastruktur berfungsi baik.

“Pastikan jaminan mutu pekerjaan konstruksi dan estetika, perhatikan aspek kelestarian lingkungan, hindari terjadinya kekumuhan baru di lokasi IKN, tertib penyelenggaraan keselamatan konstruksi, dan hindari perilaku koruptif dalam pelaksanaan pekerjaan,” tegas Menteri PUPR.

Sekjen Zainal Fatah menambahkan, pihaknya akan memastikan pekerjaan pembangunan IKN segera dimulai setelah penandatanganan kontrak ini, sehingga infrastruktur dasar IKN dapat selesai sesuai target pada tahun 2024.

“Kami akan terus konsultasi terkait pengadaan dengan LKPP, konsultasi terkait prosedur dengan BPKP, serta mengumpulkan semua team leader kontraktor dan konsultan untuk memastikan pekerjaannya berjalan baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kementerian PUPR telah menyusun rencana atau tahapan pembangunan infrastruktur dasar di IKN Nusantara periode 2022-2024 dengan total anggaran sebesar Rp 43,73 triliun. Sementara pada tahun 2022, anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan IKN sebesar Rp 5,1 triliun.

sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan