Pemerintah Pastikan Harga Rumah Subsidi Tidak Naik

Medcom.id, Jakarta: Pandemi Covid-19 masih membayangi Tanah Air. Beberapa sektor terkena imbasnya, salah satunya perumahan. Untuk itu, pemerintah memutuskan bahwa harga rumah subsidi tidak naik.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin memastikan bahwa harga rumah FLPP untuk tahun ini tidak akan mengalami kenaikan dan tetap menggunakan harga rumah 2020.

Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 535/KPTS/M/2019 Tentang Batasan Harga Jual Rumah Sejahtera Tapak Yang Diperoleh Melalui Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi, dengan lima kelompok wilayah persebaran rumah.

sumber: pu.go.id

“Dengan tidak naiknya harga rumah FLPP 2021 maka diperkirakan capaian realisasi FLPP akan melebihi target yang ditetapkan,” katanya dikutip dari laman resmi PPDPP, Rabu, 20 Januari 2021.
 
Untuk wilayah Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan Sumatra (kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai) nilai jual maksimal sebesar Rp150,5 juta.
 
Sedangkan wilayah Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu) dengan nilai jual maksimal sebesar Rp164,5 juta.
 
Adapun wilayah Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anambas) nilai jual maksimal sebesar Rp156,5 juta.
 
Sementara wilayah Maluku, Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara, Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Kepulauan Anambas, Kabupaten Murung Raya, dan Kabupaten Mahakam Ulu, nilai jual maksimal sebesar Rp168 juta.
 
Terakhir, wilayah Papua dan Papua Barat untuk nilai jual maksimal sebesar Rp219 juta.
 
Sedangkan kategori Satuan Rumah Susun dikategorisasikan ke dalam dua wilayah, yaitu Provinsi dan Kota atau Kabupaten.

Tinggalkan Balasan