Rumah Baru di Inggris Wajib Pasang Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik

Di tahun 2019, mobil dan taksi menyumbang 16 persen dari emisi gas rumah kaca di Inggris. Karena itu, pemerintah Inggris membuat komitmen untuk melarang penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel baru pada tahun 2030.

Dengan semakin banyaknya kendaraan listrik, maka rumah dan bangunan baru di Inggris bakal diwajibkan memiliki titik pengisian kendaraan listrik pada tahun 2022 mendatang. Pemerintah Inggris akan segera mengesahkan peraturan tersebut.

Bukan hanya bangunan baru, hal ini juga berlaku pada bangunan yang sedang menjalani renovasi besar (menyisakan lebih dari 10 tempat parkir) dan bangunan tertentu seperti perkantoran serta supermarket.

sumber: AP/Frank Augstein

Pemerintah Inggris menargetkan setiap tahunnya akan ada stasiun pengisian kendaraan listrik hingga 145.000 titik di seluruh negeri untuk merespon ancaman perubahan iklim. Menurut statistik resmi, saat ini ada sekitar 25.000 titik pengisian kendaraan listrik publik di Inggris, sehingga masih membutuhkan 10 kali lipatnya pada tahun 2030.

Selain itu, pemerintah Inggris akan memperkenalkan cara yang lebih sederhana dalam melakukan pembayaran di stasiun pengisian kendaraan listrik, seperti halnya metode tanpa sentuh.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, 10 tahun ke depan dunia akan berada pada fase kritis. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen mengurangi emisi karbon di bidang transportasi.

“Saya mencoba, sebagai Wali Kota London, untuk membuat pengendara London menggunakan kendaraan listrik dan menempatkan titik pengisiannya di sekitar kota,” kata Johnson dalam Confederation of British Industry (CBI).

Peraturan yang hendak disahkan ini juga mengacu adanya peningkatan penjualan kendaraan listrik dan deklarasi para produsen mobil di COP26 (Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2021). Deklarasi ini untuk membuat semua penjualan mobil baru menjadi nol emisi karbon di pasar terkemuka pada tahun 2035.

dilansir dari: kompas.com

Tinggalkan Balasan