Rumah Tapak, Sektor Properti Paling Tangguh Selama Pandemi

JAKARTA, KOMPAS.com – Perumahan tapak merupakan sektor properti yang dinilai paling tangguh selama pandemi Covid-19. Hal ini terungkap dalam Laporan JLL berjudul Jakarta Property Market Update yang diterima Kompas.com, Rabu (10/02/2021). Menurut Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim, perumahan tapak di kawasan Jabodetabek sebagai benchmark penelitian menunjukkan performa peningkatan.

“Pada 2020, terdapat 16.000 unit baru yang diluncurkan. Sementara dari total 13.000 unit yang masuk pasar, 72 persen atau 9.360 unit di antaranya terserap,” kata Yunus.

Yunus menjelaskan, rumah dengan fasilitas dua hingga tiga kamar tidur merupakan tipe yang paling diminati dengan masing-masing mengambil porsi 56 persen 22 persen. Sementara rumah dengan satu dan empat kamar tidur berbagi kontribusi dengan angka sama, masing-masing 10 persen.

sumber: pinoyeplans.com

Dari segi harga, rumah yang dipatok serentang Rp 600 juta hingga Rp 1,3 miliar mendominasi penjualan sebesar 49 persen. Menyusul rumah dengan patokan harga kurang dari Rp 600 juta sebesar 31 persen.

Kemudian di bawahnya adalah rumah Rp 1,3 miliar-Rp 2 miliar dengan penjualan 11 persen. Dan rumah seharga Rp 2 miliar-Rp 3 miliar serta lebih dari Rp 3 miliar menyumbang penjualan masing-masing sebesar 6 persen dan 3 persen.

Bogor tampil sebagai wilayah favorit dengan dominasi penjualan 80 persen. Diikuti Tangerang 78 persen, Bekasi 56 persen, Jakarta 42 persen, dan Depok 26 persen. JLL mencatat tahun 2021 akan ada 35.000 unit pasokan baru yang masuk ke pasar dari total 174 klaster.

Tinggalkan Balasan