Siap Huni, Rusun untuk ASN Sudah Dilengkapi Furnitur

JAKARTA, KOMPAS.com – Rumah susun (rusun) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara, siap untuk dihuni. Untuk itu, pemerintah Provinsi Kalimantan Utara diharapkan dapat segera memanfaatkan rusun tersebut guna memenuhi kebutuhan tempat tinggal ASN di daerah tersebut.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, pembangunan rusun merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat. Khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Rusun juga dibangun untuk para generasi muda seperti mahasiswa dan santri serta para ASN yang bertugas di daerah,” kata Khalawi dalam keterangannya.

sumber: pu.go.id

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Utara Rudi Yunanto mengatakan, telah melakukan serah terima kunci kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebagai penerima manfaat rusun tersebut. Para ASN yang berasal dari luar daerah dan yang belum memiliki tempat tinggal tetap dapat memanfaatkan rusun tersebut.

“Para ASN yang menghuni rusun tersebut juga berasal dari berbagai instansi termasuk Kementerian PUPR di Kaltara seperti BPJN, BPPW dan ASN Provinsi Kaltara,” jelas Rudi.

Sebagaimana Rusun ASN lainnya yang dibangun Pemerintah, rusun ini dirancang seluas 36 meter persegi tiap unitnya. Dibangun dengan kapasitas 44 unit yang mencakup struktur lantai.

Untuk tiap unit hunian telah tersedia meubelair berupa tempat tidur utama, tempat tidur susun, sofa, lemari, meja dan kursi. Pada rusun juga terdapat sarana seperti ruang serbaguna, ruang pengelola, dan musala.

Rusun tersebut dibangun oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Utara pada Tahun Anggaran 2020. Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan rusun tersebut sekitar Rp 23,76 miliar.

Lokasi pembangunan rusun berada di Jalan Handal, Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, yang berhadapan langsung dengan rusun yang di bangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan pada tahun 2017.

“Kami juga telah menyediakan dua unit khusus untuk penyandang disabilitas,” imbuh Rudi.

Tinggalkan Balasan