Sukses Berjuang Lawan Covid-19, San Francisco Dinobatkan Jadi Kota Terbaik Versi Time Out Index

San Francisco dinobatkan sebagai kota terbaik di dunia versi Time Out Index. Disusul oleh Amsterdam, Manchester, Kopenhagen, dan New York.

Untuk diketahui, Time Out Index 2021 merilis survei berdasarkan pengalaman dan pendapat ribuan orang di ratusan kota di seluruh dunia. Kota-kota tersebut diyakini memiliki budaya, area ruang hijau, dan insentif yang ingin dilihat warga dunia.

Tahun ini, Time Out juga mempunyai kriteria khusus dalam menetapkan kota terbaik sebagai indikator, yakni bagaimana warganya berjuang melawan dan menghadapi Covid-19.

Time Out Index 2021 menyigi lebih dari 27.000 peserta global, serta bekerja melalui tantangan Covid-19 dan pembatasan mobilitas dan aktivitas. Semangat komunitas dan inisiatif lingkungan untuk tetap menghidupkan jiwa kota dalam rangka pemenuhan kebutuhan makan dan minum, budaya dan kehidupan malam, juga menjadi penilaian.

Responden menceritakan betapa mudahnya melakukan hal-hal untuk mengekspresikan diri, mendapatkan teman baru, dan bahkan berhubungan dengan orang lain, selain bersantai dan menemukan hal-hal baru.

Tahun ini, para editor mengajukan pertanyaan seputar aktivisme dan proyek komunitas, keberlanjutan, dan pentingnya ruang hijau untuk mendapatkan wawasan tentang kota-kota yang memikirkan masa depan dan juga saat ini.

Time Out Index mengumpulkan angka-angka bersama dengan pengetahuan ahli lokal untuk menyusun peringkat definitif tahun ini dari kota-kota terbaik dunia saat ini untuk kehidupan dan kehidupan sosial. Berikut daftar lima kota terbaik dunia versi Time Out Index:

San Francisco, Amerika Serikat

sumber: pods.com

San Francisco berhasil menduduki posisi pertama kota terbaik di dunia. Kota ini memiliki salah satu tanggapan paling ketat terhadap Covid-19 dalam upaya menjaga komunitasnya tetap aman. Banyak taman yang tersebar di San Francisco dibuat untuk ruang hijau yang tenang bagi warganya yang terpaksa harus beraktivitas di dalam ruangan selama pandemi Covid-19.

Amsterdam, Belanda

sumber: lonelyplanet.com

Tidak mengherankan jika ibu kota Belanda ini berada di peringkat kedua. Dari sisi prospek lingkungan, konsep yang dipakai sangat hijau dan berkelanjutan. Hasilnya, Time Out Index menyatakan bahwa Amsterdam telah berfokus pada keindahan, sejarah, dan semangat komunitasnya yang terkenal untuk menyingkirkan kedai kopi, rumah bordil, dan pesta pora mabuk yang begitu merusak selama pandemi.

Manchester, Inggris

sumber: dbf-law.co.uk

Manchester adalah tempat termudah untuk mengekspresikan diri dan mencari teman baru. Kota ini menjadi yang paling ramah dan terbaik untuk komunitas. Selama pandemi, usaha kecil seperti Result CIC menawarkan dukungan kesehatan mental gratis kepada pekerja garda depan. Kemudian, pub Eagle and Child membagikan 4.500 makanan gratis kepada mereka yang rentan terpapar virus.

Dari semua kota yang terlibat dalam survei, kota ini terpilih sebagai kota teratas untuk kehidupan malam, kreativitas, semangat komunitas, keramahan, dan’mengenal tetangga secara baik.

Kopenhagen, Denmark

sumber: journal.americanvintage-store.com

Kopenhagen, telah lama dikenal sebagai salah satu tempat paling bahagia di dunia. Seiring dengan kualitas hidup yang tinggi dan inisiatif kota hijau, nilai-nilai dasar kebersihannya menjadikannya tempat yang positif. Kopenhagen dinobatkan sebagai kota termudah untuk bersantai menurut penduduk setempat.

New York, Amerika Serikat

sumber: tripadvisor.co.uk

New York terpilih sebagai kota yang paling tangguh dalam menghadapai situasi pandemi dari semua kota di Amerika Utara setelah Covid-19. Menurut Time Out Index, New York adalah kota paling menarik di seluruh dunia.

sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan