5 Kelakuan Menyebalkan Tetangga Ini Bikin Emosi Jiwa

Orang yang terdekat di lingkungan tempat tinggal kita sudah pasti tetangga. Tapi kalau punya tetangga yang menyebalkan, pasti tidak enak juga. Apalagi, kalau ada saja kelakuannya yang mengganggu kita sebagai tetangganya. Pasti emosi jiwa deh bawaannya.

Tetangga seharusnya rukun dan saling menjaga. Tapi tak dapat dipungkiri, ada tipe-tipe tetangga yang tak peduli dengan sekitarnya, dan ada juga yang tak mengerti soal etika dan tata krama. Nah, ini dia contoh kelakuan menyebalkan tetangga yang bukan cuma bikin emosi penghuni rumah sebelah, tapi juga bikin susah warga sekompleks.

Parkir Mobil di Depan Rumah

sumber: kompasiana.com

Bagaimana rasanya saat pagi hari sedang terburu-buru akan berangkat kerja, tapi di depan pagar Sobat Ngopi terparkir mobil tetangga? Pasti sebal banget, kan! Parahnya lagi, kalau kita menegur si tetangga yang parkir sembarangan, malah dia yang lebih galak

Tapi tenang saja, Sobat Ngopi. Kalau ada tetangga yang parkir di depan rumah, Anda bisa kok melaporkan si tetangga dengan pasal perdata. Sesuai dengan Pasal 671 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) tentang jalan besar yang ada di lingkungan rumah, lahan di depan rumah merupakan hak pribadi pemilik rumah.

Jika orang lain ingin menggunakannya, perlu ada permintaan izin kepada pemilik. Kalau tidak pemilik rumah bisa menggugat pelaku parkir liar dan meminta ganti rugi, sesuai dengan Pasal 1365 KUHPer.

Jemur Baju di Pagar/Tembok Rumah

sumber: TikTok

Kondisi kompleks yang satu rumah dengan rumah lainnya berdempetan sering mengaburkan batasan di antara kedua rumah tersebut. Tak jarang, tetangga sebelah yang tidak punya tempat khusus untuk menjemur cucian memanfaatkan pagar atau tembok pembatas antarrumah sebagai jemurannya.

Pemandangan jemuran baju tetangga di pagar atau tembok kita sudah pasti tidak enak dilihat, apalagi kalau yang dijemurnya pakaian dalam. Belum lagi, air yang menetes dari cucian mereka seringkali merembes ke tembok rumah kita, bahkan membasahi bagian lantainya. Pasti sebal banget, kan!

‘Titip’ Buang Sampah

sumber: youtube.com/RudyArfandy

Setiap rumah seharusnya punya tempat sampah sendiri yang diletakkan di depan rumah. Tapi sering terjadi, ada tetangga yang kebiasaan membuang sampahnya di tempat sampah kita. Jika si tetangga tidak punya bak sampah, seharusnya sampah itu langsung saja dibuang di tempat pembuangan sampah, bukannya dititipkan di tempat sampah rumah sebelah. Yang lebih menyebalkan lagi, ada juga tetangga yang asal lempar sampah hingga sampahnya berceceran di depan rumah kita.

Gelar Hajatan di Depan Rumah

sumber: jawapos.com

Karena memiliki bujet terbatas, banyak orang yang menggelar hajatan pernikahan di rumah. Tapi karena tamu yang diundang cukup banyak, hajatan tersebut sampai memakan jalan kompleks dan jalan di depan rumah sebelah. Tentu hal tersebut sangat mengganggu karena menghalangi akses si pemilik rumah untuk keluar dan masuk ke rumahnya sendiri.

Saluran air di depan rumah juga biasa dipakai tetangga sebagai lokasi untuk tempat cuci piring katering mereka. Sisa-sisa makanan tentu akan terbuang ke saluran air, bisa menyebabkan penyumbatan dan menimbulkan bau.

‘Titip’ Bahan Bangunan

sumber: kaskus.co.id

Hal menyebalkan juga biasa dilakukan tetangga yang sedang merenovasi rumahnya. Karena lahan mereka terbatas, lahan rumah sebelah pun dijadikan tempat penitipan bahan bangunan. Seperti tak merasa bersalah, pasir, semen, dan bata ditumpuk begitu saja di depan rumah kita. Selain menghalangi akses, keberadaan bahan-bahan bangunan tersebut juga membuat kotor dan berdebu rumah-rumah warga lainnya.

Tinggalkan Balasan