6 Syarat Lingkungan Rumah yang Ideal untuk Anak-Anak

Pada saat membeli rumah, harga dan lokasi memang jadi pertimbangan paling penting. Namun jika Sobat Ngopi memiliki anak-anak yang masih kecil, sebaiknya pertimbangkan juga kondisi lingkungan sekitar rumah tersebut, apakah cocok untuk anak-anak atau tidak.

Kenyamanan dan keamanan si kecil tentu harus sangat menjadi perhatian para orang tua. Karena itu, pilihlah rumah yang berada di lingkungan yang ramah dan bersahabat dengan anak-anak. Berikut ini enam syarat lingkungan rumah yang ideal untuk keluarga dengan anggota keluarga yang masih anak-anak.

Tetangga Anak-Anak
Anak-anak harus bergaul dengan yang sebayanya. Sebagai anak-anak, mereka perlu bermain sekaligus bersosialisasi dengan anak-anak lain. Karena itu, lingkungan perumahan yang ideal untuk anak-anak adalah yang para tetangganya yang juga memiliki anak-anak. Jika lingkungan tersebut lebih banyak dihuni oleh warga dewasa, anak-anak akan kekurangan teman untuk bermain dan bersosialisasi.

sumber: theconversation.com

Memiliki Playground
Taman bermain atau playground menjadi sarana sosialisasi dan bermain anak-anak. Mereka bisa bergaul dengan teman sebayanya di tempat tersebut, belajar berinteraksi, belajar berkomunikasi, hingga belajar berbagi. Dengan bersosialisasi, anak-anak belajar menempatkan diri dalam lingkungan.

Memiliki Taman atau Ruang Terbuka
Taman kompleks atau ruang terbuka diperlukan karena usia kanak-kanak adalah usia saat mereka sedang aktif bergerak. Anak-anak harus punya ruang untuk berlari-lari, bermain sepeda, dan lain sebagainya. Kegiatan-kegiatan ini akan merangsang saraf motorik anak-anak.

Dekat dengan Sekolah
Kedekatan rumah dengan sekolah harus menjadi pertimbangan. Sekolah yang jauh membutuhkan waktu tempuh yang lama, membuat anak kelelahan dalam perjalanan. Selain itu, jarak rumah yang dekat dengan sekolah memudahkan orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka.

Keamanan Terjamin
Anak-anak membutuhkan banyak kegiatan di luar ruang, terutama di lingkungan perumahan. Mereka akan berlari-lari, bersepeda, bermain petak-umpet, dan lain-lain. Sebagai orang tua, harus bertanggung jawab untuk selalu mengawasi mereka. Namun, lingkungan perumahan juga harus memiliki sistem keamanan yang baik.

Bukan hanya peralatan canggih seperti CCTV, tapi juga aspek sumber daya manusianya. Kenali benar petugas keamanan yang bertugas di lingkungan. Begitupun sebaliknya, para petugas harus mengenal betul setiap warga yang tinggal di lingkungan yang dijaganya. Dengan demikian, petugas keamanan bisa langsung tanggap saat anak-anak mulai meninggalkan kawasan perumahan atau saat ada orang asing yang berinteraksi dengan mereka.

Kenyamanan di Rumah
Setelah yakin dengan lingkungannya, yang terakhir namun yang paling utama yang harus diciptakan adalah kenyamanan anak-anak saat tinggal di rumah. Anak-anak harus merasa betah, bebas bermain, dan nyaman belajar. Karena itu, orang tua juga harus membiasakan bersosialisasi dengan anak-anak. Luangkan waktu di tengah kesibukan untuk bermain bersama mereka atau membantu si kecil mengerjakan PR.

Tinggalkan Balasan