Apa yang Harus Dilakukan Jika Telat Bayar Cicilan KPR?

Karena satu dan lain hal, baik itu kondisi finansial ataupun alasan lain, seseorang bisa saja telat dalam membayar cicilan KPR. Jika hal tersebut terjadi pada Sobat Ngopi, jangan panik dulu. Ada beberapa alternatif yang bisa Anda tempuh sebagai solusi saat terlambat membayar cicilan KPR.

Tapi sebelum menentukan langkah yang akan diambil, pertimbangkan dulu beberapa hal yang penting, seperti proses yang akan dijalani dan berbagai kemungkinan yang akan terjadi ke depannya. Berikut solusi saat telat membayar cicilan KPR, seperti yang dilansir dari rumah.com.

Rescheduling
Reshceduling atau penjadwalan kembali adalah perubahan jadwal pembayaran dan/atau jangka waktu, termasuk masa tenggang. Perubahan ini bisa meliputi juga perubahan besarnya angsuran ataupun tidak. Contohnya, jika terjebak kredit macet, ajukan pada bank untuk mengubah tenor KPR yang semula 10 tahun menjadi 15 tahun.

sumber: pexels.com

Cara reshceduling paling banyak dipilih karena permohonannya paling mudah disetujui bank. Solusi ini juga jauh lebih menguntungkan daripada over kredit, yang hanya akan mendapat sebagian uang yang telah disetorkan karena dipotong biaya-biaya dan denda keterlambatan cicilan.

Over Credit KPR
Solusi over credit ditawarkan bank terhadap nasabah yang terlambatan membayar cicilan KPR dengan mengalihkan kredit rumahnya kepada orang lain. Langkah over credit KPR sebenarnya hanya menguntungkan pihak bank, sementara nasabah akan kehilangan rumah. Pasalnya, uang yang diterima hanya sebagian dari yang telah dibayar selama masa cicilan.

Restrukturisasi
Restrukturisasi kredit atau penataan kembali (restructuring) merupakan perubahan syarat kredit berupa penambahan dana bank, dan/atau konversi seluruh atau sebagian tunggakan bunga menjadi pokok kredit baru, dan/atau konversi seluruh atau sebagian dari kredit menjadi penyertaan dalam perusahaan. Sederhananya, bank akan mengupayakan untuk mengubah kondisi kredit lebih meringankan beban angsuran.

Contohnya, dengan menurunkan suku bunga KPR 13% per bulan menjadi 10%. Atau, bisa juga dengan pembebasan bunga berdasarkan pertimbangan nasabah tidak mampu membayar utang bunga, tetapi tetap membayar pokok pinjaman sampai lunas.

Namun, mengajukan restrukturisasi tidak bisa sembarangan. Ada kriteria yang harus dipenuhi, di antaranya debitur mengalami kesulitan pembayaran pokok dan atau bunga kredit.

Reconditioning
Reconditioning atau persyaratan kembali adalah perubahan sebagian atau seluruh syarat-syarat kredit yang tidak terbatas pada perubahan jadwal pembayaran, jangka waktu, dan/atau persyaratan lainnya, sepanjang tidak menyangkut perubahan maksimum saldo kredit dan konversi seluruh atau sebagian dari pinjaman menjadi penyertaan bank.

Intinya, bank bisa mengubah struktur kredit. Misalnya, dari kredit berjangka menjadi kredit angsuran dengan besarannya disesuaikan kemampuan nasabah. Dengan metode demikian, diharapkan debitur bisa melunasi pokok kredit.

Tinggalkan Balasan