Benar Nggak, Kalau Ingin Punya Rumah di Jakarta Harus Ada Bujet Minimal Rp 2,5 Miliar?

JAKARTA, KOMPAS.com – Tingginya harga lahan membuat banyak orang semakin kesulitan untuk bisa memiliki rumah di Jakarta. Country Manager rumah.com Marine Novita mengatakan, untuk bisa memiliki rumah tapak di ibu kota, konsumen setidaknya harus merogoh kocek minimal Rp 2,5 miliar.

“Saat ini untuk bisa punya rumah tapak di Jakarta, konsumen harus menyediakan dana setidaknya Rp 2,5 miliar untuk bisa membelinya,” kata Marine dalam diskusi virtual, Selasa (25/05).

Sementara, kemampuan anggaran yang dimiliki belum sebanding dengan preferensi konsumen akan rumah tapak yang dekat dengan pusat kota, yakni di bawah Rp 1 miliar. Karenanya, properti vertikal atau apartemen merupakan solusi alternatif yang banyak dipilih konsumen yang memiliki anggaran terbatas.

sumber: indoindians.com

“Dengan dana sekitar Rp 750 jutaan, konsumen masih bisa mendapatkan unit apartemen dengan dua kamar tidur,” ujarnya.

Konsumen juga dimanjakan oleh stimulus pemerintah berupa penghapusan PPN, pembelian properti tanpa uang muka, serta tren suku bunga KPR yang terus turun. Tak mengherankan, jika selama Kuartal I-2021, pencarian rumah baik tapak maupun apartemen di secara online melonjak 26 persen dibanding kuartal IV-2020.

Bahkan jika dikomparasikan secara tahunan pun, pencarian rumah meroket 183 persen. Marine mencatat, selain Jakarta, kawasan penyangga seperti Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi masih difavoritkan para pencari properti.

Mereka yang mencari rumah tapak menunjukkan lonjakan terbesar 90 persen dengan lokasi pencarian paling populer adalah jakarta Selatan sebesar 24 persen. Para pencari rumah ini, 56 persen di antaranya berasal dari wilayah Jakarta.

Tinggalkan Balasan