Ingin Punya Rumah sebelum Umur 30 Tahun? Bisa, Kok!

Memiliki rumah adalah impian setiap orang. Tapi, untuk mewujudkannya tidak bisa dibilang mudah. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pendapatan yang rendah. Namun ada pula yang dari segi pendapatan berlebih, namun dari segi alokasi dan pengaturannya yang sering kali salah.

Banyak yang lupa untuk mengalokasikan pendapatan di sektor tabungan dan investasi, termasuk menabung untuk membeli rumah. Dengan harga jual rumah dan properti yang selalu naik setiap tahunnya, sulit untuk mengejar cita-cita memiliki rumah sebelum usia 30 tahun.

Lalu, bagaimana caranya agar bisa memiliki hunian impian sebelum usia kepala tiga? Berikut tips dan cara jitu mewujudkannya, seperti yang dilansir dari kompas.com.

sumber: moneycrashers.com

Perbaiki Mindset
Hal pertama yang harus dilakukan adalah memperbaiki mindset atau paradigma berpikir. Hal itu agar keinginan atau kecenderungan untuk memiliki rumah menjadi prioritas utama yang harus diusahakan dibandingkan traveling atau bersosialisasi. Rumah adalah kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi oleh setiap orang, maka jadikanlah prioritas nomor satu.

Rencanakan Keuangan secara Matang
Setelah mengetahui pentingnya memiliki rumah, selanjutnya Anda harus dapat mengatur dan merencanakan keuangan secara matang. Jika Sobat Ngopi bekerja pada sebuah perusahaan, maka gaji atau pendapatan dari kerja harus dapat dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, termasuk menabung untuk membayar down payment (DP) rumah.

Buat perencanaan yang baik untuk keuangan, baik untuk pengeluaran harian ataupun untuk tabungan. Sisihkan 20 persen hingga 30 persen dari total pendapatan bulanan untuk mencicil rumah. Sementara sisanya, dapat dgunakan untuk membeli kebutuhan yang lainnya.

Riset Segala Informasi Penjualan Rumah
Mulailah melakukan riset dan memperbanyak informasi tentang penjualan rumah. Informasi itu bisa didapatkan melalui berbagai cara, misalnya mendatangi pameran properti, dan informasi secara daring. Di tengah pandemi Covid-19 ini banyak pengembang properti yang mengadakan pameran properti secara virtual.

Hal itu tentu saja akan sangat memudahkan untuk menjangkau informasi penjualan rumah dengan lebih mudah. Informasi yang penting itu mulai dari lokasi, harga, ukuran, hingga fasilitas apa saja yang akan didapatkan. Harga rumah sendiri sangat bergantung pada lokasi. Misalnya, harga rumah di Jakarta tentu akan berbeda dengan di daerah-daerah lainnya.

Cari Tahu Rumah yang Diinginkan
Setelah mendapat berbagai referensi penjualan rumah, mulailah untuk mencari tahu rumah impian, mulai dari ukuran, desain dan model, hingga lokasi rumah tersebut.

Untuk yang bekerja di Ibu Kota, tentu sangat penting memiliki rumah yang jaraknya tidak terlalu jauh, harganya masih masuk akal. Contohnya, rumah di kawasan Bogor, Tangerang, Depok, atau Bekasi.

Pelajari Ketentuan Pengajuan Kredit Rumah
Kredit menjadi salah satu cara cepat untuk dapat memiliki rumah. Namun, membeli rumah secara kredit harus memperhatikan berapa besaran kredit dan bunga yang ditawarkan karena tidak semua bank menawarkan bunga kredit rendah. Kredit dan bunga yang besar bisa sangat membebani jika tidak sesuai dengan kemampuan keuangan.

Tak hanya itu, perlu juga memastikan apakah bunga kredit yang ditawarkan flat atau dalam rentang waktu tertentu akan naik. Tidak jarang, perbankan hanya menerapkan bunga kredit rendah hanya untuk beberapa tahun saja. Misalnya dari tenor 15 tahun, bunga kredit rendah hanya berlaku untuk lima tahun pertama. Sementara 10 tahun berikutnya bunga kredit akan naik.

Cari Fasilitas Bantuan/Subsidi
Carilah informasi tentang fasilitas bantuan atau subsidi perumahan, baik yang diberikan oleh pengembang ataupun pemerintah. Dengan adanya fasilitas bantuan tersebut akan sangat meringankan untuk membeli rumah karena ada potongan harga.

Di tengah pandemi Covid-19 ini banyak stimulus kebijakan yang diberikan pemerintah untuk industri properti di Indonesia. Sebut saja pemangkasan suku bunga acuan, DP 0 persen, hingga insentif PPN. Karena itu, perhatikan waktu yang tepat membeli rumah, terutama saat banyak sekali keringanan dan potongan harga.

Tinggalkan Balasan