Jokowi Bakal Dapat Rumah Saat Pensiun, Apa Bedanya dengan Rumah Dinas?

Baru-baru ini beredar informasi bahwa pemerintah akan memberikan rumah untuk Presiden Joko Widodo ketika masa jabatannya berakhir pada 2024 mendatang.

Mengenai rumah tersebut, mungkin banyak yang belum mengetahui pengertian dan ketentuannya. Dan tentu saja, kabar tersebut akan memunculkan pertanyaan di benak masyarakat Indonesia.

Lantas, apa sih perbedaan antara rumah dinas dengan rumah yang akan diberikan negara untuk Jokowi saat pensiun nanti? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

foto: BPMI Setpres

Beda Landasan Hukum
Perbedaan besar dan mendasar antara rumah dinas dengan rumah dari negara untuk Jokowi ada pada landasan hukum yang mengaturnya.

Istilah rumah dinas sendiri sebetulnya merupakan kosa kata sehari-hari yang biasa digunakan masyarakat ketika menyebutkan rumah negara. Karena itu, istilah rumah dinas tidak tertera dalam peraturan, yang ada hanyalah rumah negara.

Adapun landasan hukum mengenai rumah negara termaktub di dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 1994 tentang Rumah Negara, beserta aturan turunannya yang terkait.

Sementara, untuk rumah dari negara untuk Jokowi ketika nanti sudah tidak menjabat sebagai presiden memiliki payung hukum yang berbeda, yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pengadaan dan Standar Rumah bagi Mantan Presiden dan/atau Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, beserta aturan turunannya yang terkait.

Beda Pengertian dan Peruntukan
Merujuk dari PP Nomor 40/1994, pada Pasal 1 tertulis bahwa Rumah Negara adalah bangunan yang dimiliki negara dan berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga, serta menunjang pelaksanaan tugas Pejabat dan/atau Pegawai Negeri.

Sementara pemberian rumah untuk Jokowi, mengutip dari Perpres Nomor 52/2014 Pasal 1, bahwa mantan Presiden dan/atau mantan Wakil Presiden yang berhenti dengan hormat dari jabatannya diberikan sebuah rumah kediaman yang layak.

Bisa disimpulkan secara pengertian dan peruntukan, rumah dinas/rumah negara hanya untuk pejabat atau pegawai negeri yang bertugas. Sementara, yang akan diberikan oleh negara kepada Jokowi adalah semacam hadiah berupa rumah untuk mantan Presiden yang telah selesai mengabdi.

Beda Spesifikasi Rumah
Dari spesifikasi hunian, antara rumah negara dengan rumah yang dihadiahkan negara kepada Jokowi juga sudah berbeda. Ada tiga jenis rumah negara berdasarkan golongan, sementara rumah bagi mantan Presiden atau Wakil Presiden tidak memiliki jenis atau tipe.

Mengutip dari PP Nomor 40/1994, di dalam Pasal 1 tertulis bahwa ada tiga jenis rumah negara. Pertama, Rumah Negara Golongan I yang dipergunakan pemegang jabatan tertentu dan karena sifat jabatannya harus tinggal di rumah tersebut. Hak penghuniannya pun terbatas selama pejabat yang bersangkutan masih memegang jabatan tertentu tersebut.

Kedua, Rumah Negara Golongan II, yaitu rumah negara yang mempunyai hubungan yang tidak dapat dipisahkan dari suatu instansi dan hanya disediakan untuk didiami oleh Pegawai Negeri, serta apabila telah berhenti atau pensiun rumah dikembalikan kepada Negara.

Terakhir, Rumah Negara Golongan III, adalah rumah negara yang tidak termasuk Golongan I dan Golongan II yang dapat dijual kepada penghuninya.

sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan