Kenapa Rumah Menghadap Timur Kalau Dijual Harganya Lebih Mahal?

Rumah yang menghadap ke arah timur sering jadi incaran banyak orang. Padahal dibandingkan rumah yang menghadap ke arah lain, rumah hadap timur harganya lebih mahal. Kok bisa?

Bagi sebagian orang, arah hadap rumah menjadi pertimbangan yang sangat penting. Khususnya bagi mereka yang percaya dengan fengshui, rumah menghadap timur dipercaya dapat memberikan banyak manfaat dan keberuntungan, utamanya dalam hal kesehatan.

Karenanya, di pasaran rumah menghadap timur biasanya ditawarkan dengan harga yang lebih mahal dibandingkan rumah arah lainnya. Namun, seperti apa kelebihan rumah hadap timur?

sumber: architecttwocents.com

Wakil Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Bambang Eka Jaya mengatakan, salah satu kelebihan rumah menghadap timur yaitu memperoleh paparan cahaya matahari pada pagi hari. Dengan cahaya alami tersebut tentu dapat memberi dampak positif terutama bagi kesehatan penghuni rumah.

“Jadi, ada alasan logisnya mengapa rumah hadap timur itu bagus dan diincar banyak orang. Salah satunya karena mendapatkan paparan cahaya matahari pagi lebih banyak dibanding arah yang lain,” kata Bambang.

Dengan adanya paparan cahaya matahari pagi yang cukup, maka tanaman yang terdapat di teras rumah hadap timur biasanya akan tumbuh lebih subur dan sehat. Secara estetika, tumbuhan yang terpapar cahaya matahari pagi tersebut akan jauh lebih indah.

Bambang menjelaskan, rumah menghadap timur juga dapat menghindari paparan cahaya terik matahari pada waktu siang. Berbeda dengan rumah hadap barat yang justru akan terpapar cahaya panas matahari pada siang hingga sore hari.

“Sehingga, biasanya rumah hadap barat ini memiliki penutup untuk menghindari panas matahari masuk ke dalam ruangan,” jelasnya.

Selain itu, dengan menghadap timur, cat rumah bagian depan juga akan cenderung lebih awet.

Meski demikian, Bambang mengatakan, arah hadap rumah tidak menjadi satu-satunya faktor penentu tingginya harga jual rumah. Melainkan, ada banyak faktor lainnya seperti lebar jalan di depannya, letak dan posisi rumah, juga seperti apa akses di sekitarnya.

“Banyak faktor lainnya seperti lebar jalan di depannya, makin lebar makin mahal, lalu bentuk tanah kalau trapesium, apalagi segitiga pasti lebih murah,” ucap dia.

Bambang mengaku, fengshui mengenai arah hadap rumah biasanya banyak dipercaya oleh keturunan Tionghoa. Dalam ilmu fengshui, arah hadap rumah juga sering dikaitkan dengan waktu dan hari kelahiran seseorang.

“Fengshui khususnya dipercaya oleh keturunan Tionghoa. Bahkan, tanggal kelahiran juga berpengaruh sama posisi hadap rumah yang cocok. Termasuk bukaan dan posisi ruang dalam bangunan, hingga furnitur pun sering diatur oleh fengshui,” pungkasnya.

dilansir dari: kompas.com

Tinggalkan Balasan