Kisah Inspiratif Bos Jababeka S.D. Darmono, Semua Berawal dari Pertemuan dengan Pak Haji di Kemang

Setyono Djuandi Darmono atau yang lebih dikenal dengan nama S.D. Darmono adalah pendiri PT. Jababeka, Tbk, salah satu perusahaan pengembang terbesar di Indonesia. Berhasil mengembangkan kota-kota baru di Tanah Air, rupanya ada kisah menarik dalam perjalanan sukses Darmono di bidang properti.

Semuanya berawal dari pertemuan Darmono dengan seorang Pak Haji yang memiliki tanah di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Pak Haji itu memberinya inspirasi tentang konsep dalam menjalankan bisnis properti.

“Waktu saya datang ke Jakarta tahun 1970, Kemang bisa dibilang masih hutan. Tapi Pak Haji di sana pintar-pintar. Dia bilang pada saya, ‘Mau nggak Pak Darmono saya sewakan tanah seribu meter, Bapak bangunkan rumah yang bagus, dan setelah sepuluh tahun, rumah itu jadi milik saya,’” urai Darmono meniru perkataan Pak Haji tersebut.

sumber: industriproperti.com

Darmono menceritakan, Pak Haji tersebut memiliki tanah seluas 10.000 m².

“Tanah yang seribu meter persegi saya bangun dan saya sewakan kepada orang asing. Saya untung, dia juga untung. Dan setelah sepuluh tahun, Pak Haji itu punya rumah bagus (yang dibangun oleh saya). Dan sisa tanahnya yang 9.000 meter persegi, harganya sudah mahal semua,” tutur Darmono.

Konsep seperti itulah yang akhirnya dikenal sebagai sistem BOT atau build-operate-transfer, yang diterapkan Darmono dalam mengembangkan kota-kota baru di Tanah Air. Darmono membangun kota-kota tersebut dengan merangkul investor dari mancanegara.

Meski sukses sebagai pengusaha pengembang properti yang ikut berkontribusi bagi pembangunan Indonesia, namun pembawaan S.D. Darmono tetap sederhana. Darmono dikenal sebagai orang yang dekat dan tidak mengambil jarak dengan orang-orang di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan