Pengin Beli Rumah Harga Miring? Pilih Hunian dengan 6 Kondisi Ini

Banyak orang berharap memiliki rumah yang bagus, tapi bisa membelinya dengan harga yang miring. Ada nggak ya, rumah yang seperti itu?

Ada banget! Rumah harga miring bisa didapatkan dengan beberapa kondisi tertentu. Memang dari sisi lokasi atau desain termasuk bukan yang favorit, namun hal tersebut masih bisa diakali dengan sedikit penyesuaian ataupun dengan mendekor ulang.

sumber: housebeautiful.com

Terletak di Bukit atau Lereng
Rumah yang terletak di perbukitan atau di lokasi dengan permukaan miring kurang menarik bagi sebagian orang. Karena itu, harga jual rumah dengan kondisi seperti ini relatif lebih rendah. Kebanyakan orang lebih memilih rumah dengan permukaannya datar karena halaman belakang dengan permukaan miring sulit untuk difungsikan sebagai ruang beraktivitas misalnya untuk bermain atau bercocok tanam.

Berlokasi di Jalan Utama
Rumah yang berada di pinggir jalan utama memang strategis, tapi kebanyakan orang justru menghindarinya. Alasannya, rumah di pinggir jalan utama sangat bising oleh lalu lintas kendaraan. Kebisingan tersebut membuat banyak orang tidak betah tinggal di rumah tersebut. Selain itu, rumah yang berada di jalan utama juga berbahaya untuk anak kecil.

Untuk yang berminat membeli rumah di pinggir jalan karena harganya miring, sebaiknya bukan keluarga yang memiliki anak-anak yang masih kecil. Ada baiknya juga jika memiliki kesibukan yang sering mengharuskan berada di luar rumah, sehingga akan jarang mendengar kebisingan lalu lintas di luar rumah.

Tata Letak Ruang Buruk
Rumah dengan tata letak yang buruk atau aneh akan sulit dijual, sehingga harganya menjadi miring. Misalnya, kamar, tangga, ruang tamu, dapur, dan ruang-ruang lainnya terletak pada posisi yang tidak biasa seperti di rumah-rumah pada umumnya.

Jika tidak masalah dengan tata letak yang anti mainstream, rumah tersebut bisa langsung ditempati. Tapi jika tak nyaman dengan tata letak ruang yang aneh, lakukan sedikit renovasi dan dekor ulang ruangan.

Perlu Tambahan-Tambahan Lain
Rumah yang dijual dalam kondisi yang kurang tentu harganya bisa sangat miring. Tapi bagi pembelinya, diperlukan tambahan biaya lainnya untuk merenovasi rumah tersebut atau penambahan ruang.

Kondisi rumah seperti ini hanya cocok untuk dibeli oleh mereka yang memang senang merancang atau mendesain ulang sendiri, dan tidak masalah untuk mengeluarkan dana tambahan untuk renovasi.

Lingkungan Sekitar Padat
Rumah-rumah yang berada di kawasan yang padat industri harganya biasanya miring. Misalnya, rumah yang berdekatan dengan properti komersial seperti restoran cepat saji, blok perkantoran, fasilitas kota, jalur kereta api, jalan utama, dan kabel listrik.

Jika tidak masalah dengan lingkungan seperti itu, tinggal di rumah dengan kondisi seperti itu sebenarnya tidak terlalu merugikan. Hanya saja, mungkin kawasannya cenderung berisik dan lebih kotor.

Furnitur Lusuh
Rumah yang dijual dengan furnitur atau fully furnished biasanya memang cenderung lebih mahal. Tapi jika furniturnya sudah tua dan lusuh, nilai jualnya tentu akan berkurang dan harganya jadi miring. Jika hanya tua dan modelnya ketinggalan zaman sebenarnya tidak terlalu jadi masalah. Untuk furnitur yang menunjukkan tanda-tanda pengelupasan, bisa dilapisi atau dicat kembali.

Dengan harga yang lebih murah, rasanya tak rugi jika bisa memiliki rumah dengan isinya, meskipun tak baru lagi. Agar terlihat tetap menarik, cobalah mendekor ulang ruangan dengan tema vintage.

dilansir dari: kompas.com

Tinggalkan Balasan