Simulasi Pembayaran Pertama Cicilan KPR Rp 500 Juta dengan DP 0%

JAKARTA, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) akan memberlakukan relaksasi rasio loan to value/financing to value (LTV/ FTV) untuk kredit pembiayaan properti maksimal 100 persen mulai 1 Maret hingga 31 Desember 2021. Dengan relaksasi rasio LTV/FTV ini, berarti para calon konsumen bisa membeli properti tanpa membayar uang muka alias down payment (DP) 0%.

Lantas, berapa jumlah cicilan per bulan yang harus dibayarkan jika akan membeli rumah seharga Rp 500 juta dengan DP 0%? Berikut simulasi KPR PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN dengan bunga tetap 8,29%, bunga floating 13,5%, dan tenor mulai dari 5 tahun hingga 30 tahun.

Tenor 5 Tahun
Jika membeli rumah seharga Rp 500 juta dan memilih tenor selama 5 tahun, maka cicilan per bulan yang perlu dibayarkan sebesar Rp 10.515.600.

Angka ini di luar Biaya Bank Rp 11.500.000 yang terdiri dari Appraisal Rp 1.500.000, Administrasi Rp 0, Proses Rp 0, Provisi Rp 5.000.000, Asuransi Rp 5.000.000. Serta di luar Biaya Notaris sebesar Rp 25.000.000 yang mencakup Akte Jual Beli Rp 5.000.000, Bea Balik Nama Rp 5.000.000, Akta SKMHT Rp 2.500.000, Akta APHT Rp 5.000.000, Perjanjian HT Rp 5.000.000, Cek Sertifikat ZNT, PNBP HT Rp 2.500.000.

Jadi, pada pembayaran pertama Anda harus membayar angsuran pertama, total biaya bank, dan total biaya notaris sejumlah Rp 47.015.600.

Tenor 10 Tahun
Dengan tenor selama 10 tahun, Anda perlu membayar cicilan sebesar Rp 6.291.000 per bulan.

Angka ini di luar Biaya Bank Rp 11.500.000 yang terdiri dari Appraisal Rp 1.500.000, Administrasi Rp 0, Proses Rp 0, Provisi Rp 5.000.000, Asuransi Rp 5.000.000. Serta di luar Biaya Notaris sebesar Rp 25.000.000 yang mencakup Akte Jual Beli Rp 5.000.000, Bea Balik Nama Rp 5.000.000, Akta SKMHT Rp 2.500.000, Akta APHT Rp 5.000.000, Perjanjian HT Rp 5.000.000, Cek Sertifikat ZNT, PNBP HT Rp 2.500.000.

Jadi, pada pembayaran pertama Anda harus membayar angsuran pertama, total biaya bank, dan total biaya notaris sejumlah Rp 42.791.000.

sumber: gettyimages.com

Tenor 15 Tahun
Jika memilih tenor 15 tahun, maka cicilan setiap bulan yang perlu dibayarkan sebesar Rp 4.954.400.

Angka ini di luar Biaya Bank Rp 11.500.000 yang terdiri dari Appraisal Rp 1.500.000, Administrasi Rp 0, Proses Rp 0, Provisi Rp 5.000.000, Asuransi Rp 5.000.000. Serta di luar Biaya Notaris sebesar Rp 25.000.000 yang mencakup Akte Jual Beli Rp 5.000.000, Bea Balik Nama Rp 5.000.000, Akta SKMHT Rp 2.500.000, Akta APHT Rp 5.000.000, Perjanjian HT Rp 5.000.000, Cek Sertifikat ZNT, PNBP HT Rp 2.500.000.

Jadi, pada pembayaran pertama Anda harus membayar angsuran pertama, total biaya bank, dan total biaya notaris sejumlah Rp 41.454.400.

Tenor 20 Tahun
Untuk tenor 20 tahun, cicilan yang harus dibayarkan sebesar Rp 4.335.800 per bulan.

Angka ini di luar Biaya Bank Rp 11.500.000 yang terdiri dari Appraisal Rp 1.500.000, Administrasi Rp 0, Proses Rp 0, Provisi Rp 5.000.000, Asuransi Rp 5.000.000. Serta di luar Biaya Notaris sebesar Rp 25.000.000 yang mencakup Akte Jual Beli Rp 5.000.000, Bea Balik Nama Rp 5.000.000, Akta SKMHT Rp 2.500.000, Akta APHT Rp 5.000.000, Perjanjian HT Rp 5.000.000, Cek Sertifikat ZNT, PNBP HT Rp 2.500.000.

Jadi, pada pembayaran pertama Anda harus membayar angsuran pertama, total biaya bank, dan total biaya notaris sejumlah Rp 40.835.800.

Tenor 25 Tahun
Untuk tenor 25 tahun, Anda perlu membayar angsuran per bulan sebanyak Rp 4.000.400.

Angka ini di luar Biaya Bank Rp 11.500.000 yang terdiri dari Appraisal Rp 1.500.000, Administrasi Rp 0, Proses Rp 0, Provisi Rp 5.000.000, Asuransi Rp 5.000.000. Serta di luar Biaya Notaris sebesar Rp 25.000.000 yang mencakup Akte Jual Beli Rp 5.000.000, Bea Balik Nama Rp 5.000.000, Akta SKMHT Rp 2.500.000, Akta APHT Rp 5.000.000, Perjanjian HT Rp 5.000.000, Cek Sertifikat ZNT, PNBP HT Rp 2.500.000.

Jadi, pada pembayaran pertama Anda harus membayar angsuran pertama, total biaya bank, dan total biaya notaris sejumlah Rp 40.500.400.

Tenor 30 Tahun
Untuk tenor 30 tahun, Anda harus membayar cicilan sebesar Rp 3.802.900 per bulan.

Angka ini di luar Biaya Bank Rp 11.500.000 yang terdiri dari Appraisal Rp 1.500.000, Administrasi Rp 0, Proses Rp 0, Provisi Rp 5.000.000, Asuransi Rp 5.000.000. Serta di luar Biaya Notaris sebesar Rp 25.000.000 yang mencakup Akte Jual Beli Rp 5.000.000, Bea Balik Nama Rp 5.000.000, Akta SKMHT Rp 2.500.000, Akta APHT Rp 5.000.000, Perjanjian HT Rp 5.000.000, Cek Sertifikat ZNT, PNBP HT Rp 2.500.000.

Jadi, pada pembayaran pertama Anda harus membayar angsuran pertama, total biaya bank, dan total biaya notaris sejumlah Rp 40.302.900.

Tinggalkan Balasan