3 Prinsip Dasar Desain Ruang Bermain Anak

Ruang bermain cukup penting keberadaannya jika Sobat Ngopi memiliki anak-anak yang masih kecil. Kehadiran ruang bermain dapat membantu si kecil belajar, berkreasi, dan berekspresi. Karena itu, jangan sembarangan dalam mendesain ruang bermain anak. Ruang bermain anak harus memiliki 3 prinsip dasar berikut ini, seperti yang dilansir dari homedit.com.

Luas
Ruang bermain anak harus cukup luas untuk menjadi tempat bermain anak-anak. Bukan sekadar main, anak-anak dengan sendirinya akan melatih melatih motorik mereka. Karena itu, diperlukan area yang cukup luas untuk berjalan, berlari-lari, dan melompat-lompat. Jika ruangannya tak cukup luas, anak-anak akan merasa tak nyaman saat bermain. Apalagi saat cuaca sedang panas, ruang bermain yang sempit akan membuat si kecil cepat merasa gerah.

Selain itu, ruangan yang luas juga berguna untuk menempatkan rak-rak mainan agar tidak berantakan. Jika banyak mainan berserakan, anak-anak tidak akan leluasa dalam menjelajah di ruang bermain.

sumber: signaturehotelbali.com

Aman
Ruang bermain anak harus aman karena kebanyakan anak aktif bergerak dan kurang berhati-hati. Selain itu, mereka juga belum bisa membedakan apa yang berbahaya dan apa yang tidak berbahaya. Misalnya, si kecil biasanya belum mengerti jika sudut meja persegi empat itu tajam dan lantai itu keras.

Agar ruang bermain aman untuk anak-anak, hindari furnitur yang memiliki sudut-sudut tajam atau yang permukaannya permukaan keras. Pilih meja yang berbentuk lingkaran atau oval, atau buat bantalan pelindung di sudut-sudut meja.

Untuk lantai, sebaiknya pasang karpet permanen agar anak Anda tidak tersandung lipatan kain karpet. Selain itu, bisa juga mengaplikasikan puzzle mat. Selain empuk, puzzle mat memiliki banyak variasi warna dan gambar yang bisa digunakan anak-anak untuk belajar.

Ceria
Indra penglihatan anak-anak sangat membutuhkan rangsangan. Karena itu, pilihlah furnitur dan cat dinding dengan warna-warna yang cerah dan ceria. Tapi jangan lupa, perhatikan juga komposisinya. Tentukan pilihan, apakah ingin bermain warna di furnitur atau di dinding ruangan. Warna-warna yang cerah berlebihan justru akan membuat anak-anak cepat pusing.

Nuansa ceria dihadirkan dari pencahayaan yang tepat, baik dari lampu maupun pencahayaan alami dari sinar matahari. Ingat juga untuk tidak terlalu berlebihan karena jika terang dapat mengakibatkan ruangan menjadi panas.

Tinggalkan Balasan