4 Tips Merawat Pagar Besi Agar Tetap Awet

Banyak orang memilih besi untuk digunakan sebagai material utama pagar rumah. Dari segi daya tahan, besi memang lebih kuat jika diletakkan di luar ruangan dibandingkan material lain.

Namun, paparan sinar matahari dan hujan secara terus-menerus bisa membuat besi berkarat. Jika dibiarkan digerogoti karat, besi yang kuat pun lama-kelamaan akan menjadi keropos.

Agar pagar besi berumur panjang dan awet, diperlukan perawatan rutin. Selain untuk menjaga daya tahan strukturnya, juga agar kualitas dan estetika pagar tetap terjaga baik. Perawatan pagar besi minimal dilakukan dua kali setahun, terutama jika berada di area dengan kelembapan tinggi.

foto: pintuitive.co.id

Menghilangkan Tanaman Pengganggu
Tanaman rambat, gulma, dan rumput yang tumbuh di sekitar pagar harus dibersihkan terlebih dahulu untuk mempermudah proses pembersihan.

Bersihkan Karat
Gunakan sikat kawat halus untuk mengikis semua karat, lalu bilas pagar dengan deterjen non-ionik. Lapisi pagar besi dengan cairan anti karat berbasis asam fosfat atau asam tanat karena mampu memberikan perlindungan yang tepat. Kemudian, oleskan primer berbasis minyak yang dibuat untuk benda berbahan logam dan biarkan hingga kering.

Setelah itu, cat ulang area bekas karat tadi menggunakan cat berbasis minyak dengan warna yang sesuai. Selain itu, bisa juga mengoleskan semir logam ke bagian luar pagar untuk melindungi permukaan cat, terutama di area yang terkena tumbuhan merambat.

Ganti Bagian yang Hilang
Jika ada bagian atau perangkat pagar yang hilang, segera ganti dengan yang baru.

Beri Pelumas Engsel
Berikan pelumas engsel gerbang setiap tahun atau ketika pagar sudah mulai berderit. Derit di engsel pagar menandakan bagian tersebut terlalu kering dan membutuhkan pelumas untuk melembapkannya.

sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan