5 Elemen Teras Rumah Ini Perlu Direnovasi Agar Tampilan Beranda Jadi Makin Cantik

Kesan pertama sangatlah penting, begitu pula dengan saat melihat sebuah rumah. Pandangan pertama tentu akan tertuju pada bagian teras, yang akan menentukan penilaian seseorang akan menarik atau tidaknya tampilan sebuah rumah.

Untuk mempercantik tampilan beranda, tentu diperlukan renovasi ataupun dekor ulang pada beberapa bagian dari teras rumah. Berikut ini lima elemen teras yang perlu diberi sedikit sentuhan keindahan agar beranda rumah tampil makin cantik.

Dinding

sumber: thearchitecturedesigns.com

Warna dinding di bagian teras bisa jadi daya tarik luar biasa untuk sebuah rumah. Untuk membuat beranda makin cantik, gunakan warna cerah atau warna-warna primer, yakni biru, kuning, dan merah. Selain itu, bisa juga gunakan warna pastel atau warna terang.

Kedua palet warna ini selain bisa memberikan sentuhan yang menarik untuk mata, juga dapat memberikan efek yang luas pada beranda berukuran kecil. Warna-warna tersebut dapat memantulkan cahaya dari matahari, hingga beranda mungil akan terlihat lebih cerah.

Namun perlu diingat, warna dinding pada beranda harus selaras dengan warna bangunan rumah. Selain itu, gunakan cat khusus eksterior agar dapat bertahan lebih lama.

Alternatif lain, jika ingin mendapatkan kesan alami, gunakan batu alam pada dinding. Untuk pemasangannya, rendam dulu batu alam di dalam air paling tidak selama 1 hari sebelum pemasangan agar daya rekatnya kuat. Lalu, tiriskan dengan cara diangin-anginkan, tapi jangan terkena paparan sinar matahari langsung.

Sebelum menempelkan batu alam di dinding, pastikan untuk menghilangkan dulu catnya sampai bersih agar tidak ada material yang tertinggal dan mempengaruhi daya rekat batu.

Lantai

sumber: gambrick.com

Pemilihan jenis lantai untuk eksterior berbeda dengan interior. Jika memilih bahan keramik dan sejenisnya, pastikan untuk menggunakan lantai khusus untuk eksterior.

Namun jika menyukai tema natural dan tidak ingin direpotkan dengan lantai yang sering kotor, gunakan batu alam. Sementara jika ingin kesan teras rumah yang lebih hangat, gunakan lantai yang berbahan kayu.

Atap

sumber: ofdesign.net

Penggunaan atap untuk beranda harus mengikuti dari desain rumah itu sendiri. Ada beberapa desain atap yang dapat menghindari tetesan air hujan masuk ke beranda, contohnya atap pelana.

Untuk rumah klasik, biasanya atap dihiasi dengan detail dan berbentuk lengkung. Sedangkan untuk rumah modern, biasanya berbentuk sederhana tanpa menggunakan detail.

Selain penggunaan atap rumah, kanopi bisa digunakan untuk menghindari air hujan masuk ke beranda rumah, juga untuk memfilter cahaya matahari. Menggunakan atap transparan juga bisa memberikan cahaya ekstra di beranda, sekaligus bisa memberikan pemandangan langit yang indah.

Railing

sumber: nextluxury.com

Railing merupakan bagian arsitektur seperti pagar yang ditempatkan di teras atau interior rumah, seperti di pinggir tangga. Selain sebagai pembatas dan keamanan, railing juga bisa menambah estetika.

Bentuk railing sangat beragam, bisa disesuaikan dengan keinginan pemilik rumah. Misalnya, railing yang memiliki pola menyilang antara batang yang satu dengan yang lain.

Kolom atau Tiang

sumber: housely.com

Penggunaan tiang pada rumah biasanya diperlukan untuk menahan beban dari atap rumah. Namun, ada juga yang menggunakan tiang sebagai bagian dari dekorasi bagian beranda.

Tiang harus disesuaikan ukurannya dengan seberapa berat beban yang ditopang. Semakin berat bebannya, maka diameter atau ukuran tiang semakin besar.

Material tiang yang biasa digunakan adalah kayu, logam, dan beton. Material berbahan kayu biasanya digunakan untuk rumah bergaya etnik dan tropis. Sementara, material beton lebih fleksibel karena bisa digunakan untuk gaya rumah apapun.

Tinggalkan Balasan