5 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Membuat Vertical Garden

Memiliki lahan terbatas bukan halangan untuk membuat taman di rumah. Jika dari segi luas tanah tidak memungkinkan, Sobat Ngopi bisa memilih membuat vertical garden atau taman vertikal. Bisa juga disebut sebagai greenwall atau living wall, vertical garden adalah taman yang dibangun tegak lurus. dan umumnya menempel di dinding rumah, pagar, atau atap gedung.

Vertical garden umumnya menempel di dinding luar rumah. Namun sebenarnya, vertical garden bisa diaplikasikan juga di pagar, atap gedung, bahkan di dalam ruangan sekalipun. Material untuk membuatnya pun beragam, seperti batu bata, pipa paralon, rak, panel, modul, dan lain-lain.

Nah, untuk membuat vertical garden, ada beberapa hal yang harus Sobat Ngopi perhatikan, di antaranya:

Media Tanam
Karena dipasang di bidang vertikal, hal terpenting dalam membuat vertical garden adalah pemilihan media tanam. Media tanam yang sering digunakan pada vertical garden adalah cocopeat, sekam, pumice, perlite, rumput laut, dan lain-lain.

sumber: idea.grid.id

Sebaiknya menggunakan media tanam yang ringan karena tidak membebani struktur dinding. Contohnya, campuran peatmoss (gambut) dan cocopeat. Gambut sendiri mengandung nutrisi untuk pertumbuhan, sedangkan cocopeat baik untuk menyimpan air.

Jenis Tanaman
Tanaman yang banyak dipilih untuk vertical garden biasanya yang dapat merambat atau tumbuh menjuntai ke bawah. Misalnya, adiantum (suplir), lili paris, phytoniabromelia, kadaka, tanduk menjangan, sirih gading, pakis boston, dan lain-lain.

Komposisi Tanaman
Penampilan vertical garden juga harus diperhatikan. Agar terlihat lebih cantik, gunakan lebih dari satu jenis tanaman dengan warna yang beragam.

Tanaman yang digunakan juga harus disesuaikan dengan penempatannya, apakah untuk indoor atau outdoor. Untuk vertical garden di dalam ruangan, taman harus dibantu dengan lampu artifisial sebagai sumber cahaya untuk proses fotosintesis.

Penyiraman
Jika vertical garden yang dibuat tidak lebih tinggi dari 2,5 meter, penyiraman dapat dilakukan secara manual menggunakan selang. Jika ukuran vertical garden-nya cukup besar, penyiramannya harus dibantu dengan sistem penyiraman mekanis dengan pompa, yang bisa diatur waktunya secara otomatis dengan timer.

Pemupukan
Untuk vertical garden yang tidak terlalu tinggi dan besar, pemupukan bisa dilakukan menggunakan penyemprot (sprayer). Sementara untuk vertical garden yang besar, pemupukannya dengan menggunakan infus atau dosing unit. Waktu pemupukan pun bisa diset dengan timer.

Tinggalkan Balasan