5 Jenis Kayu Ini Paling Cocok untuk Eksterior Rumah

Seperti halnya interior, eksterior rumah juga bisa menggunakan material kayu. Akan tetapi, memilih kayu untuk eksterior harus lebih selektif daripada untuk interior, terutama dalam hal ketahanannya terhadap cuaca. Hal itu karena material kayu yang ditempatkan di luar rumah akan terpapar langsung oleh sinar matahari, hujan, angin, dan juga debu.

Untuk eksterior rumah, sudah seharusnya memilih jenis-jenis kayu yang kuat dan lebih tahan lama. Ada lima jenis kayu yang cocok digunakan sebagai eksterior rumah, yaitu:

Kayu Jati
Kayu jati atau teak wood merupakan kayu dengan kualitas terbaik di antara semua jenis kayu. Kayu ini memiliki warna kecokelatan dengan serat yang membentuk tekstur yang unik.

sumber: hgtv.ca

Sampai sekarang, kayu jati masih dianggap kayu yang paling kuat. Namun karena pertumbuhan pohon jati sangat lambat, sementara permintaan pasar sangat besar, membuat harga kayu jati menjadi sangat mahal.

Kayu jati banyak tumbuh di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Namun dari sisi kualitas, kayu jati Jawa Timur dianggap yang terbaik dan harganya terbilang fantastis. Perbedaan kualitas tersebut disebabkan kandungan tanah yang juga berbeda di setiap daerah.

Kayu Merbau
Kayu merbau umumnya berwarna cokelat dengan sedikit warna merah dan kuning, tapi ada pula kayu merbau yang berwarna kelabu kehitaman. Tekstur kayu merbau seperti garis lurus yang terputus-putus.

Perlu usaha ekstra untuk mengolah kayu merbau, namun jenis kayu ini tidak memerlukan banyak perawatan.

Karena kualitasnya hampir sama dengan kayu jati, harga jual kayu merbau pun terbilang tinggi dan tidak jauh berbeda dengan harga kayu jati.

Kayu Ulin
Kayu ulin atau kayu besi termasuk ke dalam golongan kayu keras. Banyak orang menganggap, semakin sering terkena air, kayu berwarna cokelat muda ini semakin terlihat bagus. Karena kekuatannya, kayu ini tak perlu perawatan khusus.

Kekurangan kayu ulin adalah serat kayunya nyaris tak terlihat. Selian itu, kayu ulin kadang memiliki retak rambut di permukaannya.

Kayu Bengkirai
Kayu Bengkirai sering disebut sebagai kayu balau. Kayu asal Kalimantan ini mempunyai serat kayu berbentuk panjang dan lurus. Dengan tampilan warna kuning kecokelatan, inti kayu bengkirai memiliki warna lebih gelap dibandingkan bagian yang dekat dengan permukaan.

Jika dibandingkan dengan kayu-kayu keras lainnya, bengkirai termasuk kayu yang paling getas, sehingga tidak jarang ditemukan retak rambut setelah dikeringkan. Meski begitu, kayu ini termasuk kayu yang keras dan banyak digunakan untuk dek di ruang luar.

Untuk harga, kayu bengkirai dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan kayu jati dan kayu ulin.

Kayu Damar Laut
Kayu damar laut merupakan jenis kayu keras yang memiliki tampilan mirip kayu bengkirai, namun dengan serat yang lurus atau terpilin. Kayu damar laut yang baru diolah umumnya memiliki warna kuning kecokelatan. Semakin lama terekspos di luar ruangan, warnanya akan semakin gelap.

Proses pengolahan kayu ini termasuk sulit karena karakteristiknya yang keras. Namun untuk harga jualnya, kayu damar laut sedikit lebih murah dibandingkan kayu bengkirai.

Tinggalkan Balasan