5 Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan di Rumah Ini Harus Segera Dihilangkan

Kebiasaan baik dan kebiasaan buruk yang sering dilakukan di rumah sudah pasti akan berpengaruh pada kondisi rumah, terutama kebersihannya. Karena itu, sebaiknya Sobat Ngopi sering-sering melakukan kebiasaan yang berdampak baik pada rumah, dan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang buruk.

Jika kebiasaan buruk terus-menerus dilakukan, rumah pun akan berantakan, berbau tak sedap, tumbuh jamur, bahkan jadi sarang kuman. Makanya, mulai sekarang hilangkanlah kebiasaan-kebiasaan buruk Sobat Ngopi di rumah, dimulai dari hal-hal yang kecil seperti lima kebiasaan buruk berikut ini:

sumber: westend61.de

Jarang Cuci Seprai, Taplak Meja, Sarung Bantal
Rutin mencuci seprai, taplak meja, dan sarung bantal bukan hanya baik untuk kesehatan kulit dan pernapasan para penghuni rumah, tapi juga bisa menjaga rumah tetap bersih dari debu. Dengan mengganti seprai seminggu sekali atau setidaknya dua minggu sekali, akan membuat sirkulasi udara di dalam rumah menjadi lebih segar.

Menumpuk Baru di Gantungan Belakang Pintu
Pasti banyak di antara Sobat Ngopi yang melakukan kebiasaan buruk ini. Begitu sampai ke rumah, baju yang dipakai keluar tadi digantung di belakang pintu dengan harapan akan dipakai lagi besok atau lusa. Tapi kenyataannya, keesokan harinya baju yang dipakai adalah baju yang baru diambil dari lemari, dan saat pulang ke rumah baju tersebut akan digantung di belakang pintu. Begitu seterusnya sampai menjadi tumpukan baju di belakang pintu.

Sebaiknya, baju yang sudah dipakai langsung dimasukkan keranjang cucian saja. Mengingat pandemi Covid-19 tengah melanda, sebaiknya pakailah baju sekali saja dan langsung dicuci.

Lupa Bersihkan Penyaring
Di dalam rumah ada banyak sekali perangkat elektronik yang memiliki alat penyaring, seperti kipas angin, air purifier, dan pendingin udara (AC). Selain itu, perabot lain juga memiliki alat penyaring, seperti teko teh dan french press atau teko untuk membuat kopi.

Semua penyaring yang ada di rumah harus rutin dibersihkan. Soalnya, kotoran yang menumpuk di penyaring bukan cuma tidak enak dilihat, tapi juga jadi sulit dibersihkan jika dibiarkan lama dan bisa membahayakan kesehatan karena timbulnya jamur.

Membeli Barang-Barang yang Tidak Diperlukan
Kebiasaan buruk membeli barang-barang yang tidak diperlukan harus segera dihilangkan, baik itu perabotan, pakaian, peralatan elektronik, ataupun alat-alat olahraga. Cobalah untuk menahan diri saat melihat barang promo atau diskon di toko agar tidak lapar mata. Barang-barang yang dibeli tersebut akan berakhir menjadi tumpukan tak berguna yang membuat rumah makin sempit. Selain itu, menumpuk barang akan membuat rumah menjadi sarang nyamuk dan serangga lainnya.

Menyimpan Makanan Sisa
Makanan yang bersisa sering kali disimpan di dalam kulkas. Memang rasanya sayang membuang makanan yang masih bisa dimakan. Namun dengan catatan, sisa makanan tersebut harus dimakan lagi. Masalahnya, banyak orang yang sering lupa kalau sudah menyimpan makanan sisa di dalam kulkas, dan melupakannya begitu saja. Kebiasaan buruk ini bukan cuma bikin kulkas penuh, tapi juga menimbulkan aroma tak sedap dan jadi sarang penyakit.

Jika merasa sayang untuk membuang makanan, masak atau beli makanan secukupnya saja. Jika makanannya bersisa dan masih layak dimakan, berikan pada keluarga atau orang lain yang menginginkannya.

Tinggalkan Balasan