6 Hal yang Bikin Rumah Banyak Nyamuk dan Cara Ampuh Mengusirnya

Meski kecil, nyamuk sangat mengganggu dan menyebalkan. Tidak ada yang mengharapkan kehadirannya, tapi nyamuk-nyamuk nakal malah betah di rumah. Tak ada satu ruangan di rumah pun yang luput dari makhluk penghisap darah dan penyebab sakit demam berdarah ini.

Ada beberapa hal yang membuat rumah banyak nyamuknya, salah satunya tentu saja masalah kebersihan yang kurang terjaga. Selain itu, apa saja yang bisa mengundang nyamuk dan bagaimana cara mengusirnya? Simak tips berikut ini.

Genangan Air
Nyamuk senang sekali dengan genangan air karena menjadi satu-satunya media untuk berkembang biak. Bahkan, genangan yang tingginya hanya 1cm pun bisa dihuni ratusan jentik nyamuk.

sumber: shutterstock.com

Agar tak banyak genangan air, rajin-rajinlah membersihkan rumah dari sampah, khususnya wadah-wadah bekas yang terbuat dari plastik. Sekecil apapun, benda-benda dari plastik sangat mudah menampung air.

Tumpukan Barang
Nyamuk suka bersembunyi di tempat-tempat yang gelap dan lembab, seperti di tumpukan barang ataupun di sela-sela baju yang tergantung. Tempat-tempat ini biasanya terhalangi saat sedang disemprotkan obat pembasmi serangga.

Usahakan tidak terlalu banyak menumpuk barang di rumah. Jika terpaksa menumpuk barang, jauhkan dari ruangan-ruangan yang sering digunakan untuk beraktivitas. Biasakan menutup lemari untuk mencegah nyamuk masuk. Selain itu sering-seringlah mengibas-ngibaskan pakaian yang tergantung di dalam lemari untuk mengusir nyamuk yang bersembunyi.

Tanah Becek
Lubang, retakan, dan cekungan di tanah bisa menjadi penampung air dan persembunyian nyamuk. Tanah yang becek juga lubang-lubang di tanah bisa menimbulkan genangan yang disukai nyamuk untuk bertelur.

Karena itu, luangkan waktu memeriksa sudut-sudut di halaman rumah. Jika menemukan lubang atau cekungan, segera timbun atau tutup lubang tersebut.

Rumput Liar
Rumput liar menjadi tempat perlindungan nyamuk. Nyamuk senang bersembunyi di daun-daun tanaman, terutama yang berbentuk lebar tipis maupun memanjang, serta di lubang-lubang pohon. Ini adalah salah satu naluri bertahan hidup serangga tersebut dari hewan-hewan pemangsa.

Agar halaman tak jadi sarang nyamuk, selalu rawat taman rumah. Basmi rumput-rumput liar dan letakkan tanaman-tanaman berdaun lebar atau panjang sejauh mungkin dari rumah. Tutup tanaman di halaman rumah dengan plastik jika menemukan celah atau lubang yang cukup dalam untuk persembunyian nyamuk. Selain itu, tanam tanaman-tanaman yang dibenci nyamuk seperti lavender, serai wangi, akar wangi, kecombrang, ataupun selasih.

Udara Lembab
Udara lembab dan panas menjadi incaran nyamuk. Begitu pula dengan ruangan yang sirkulasinya buruk.

Solusinya, perbaiki sirkulasi udara di rumah dan tambahkan sistem sirkulasi tambahan, misalnya dengan menempatkan kipas angin. Nyamuk tidak suka dengan kipas angin karena nyamuk terlalu lemah untuk melawan hembusan angin.

Banyak Jalan Masuk Nyamuk
Nyamuk pandai memanfaatkan lubang-lubang kecil untuk masuk ke dalam rumah. Karena itu, periksa setiap celah yang mungkin bisa dilalui nyamuk untuk masuk ke rumah.

Untuk mencegah masuknya nyamuk, gunakan kawat kasa untuk menutup jendela. Gunakan juga pintu kasa yang melapisi pintu utama. Jadi, pintu dan jendela masih bisa dibuka lebar-lebar tanpa takur diserbu nyamuk.

Tinggalkan Balasan