6 Kesalahan di Kamar yang Bikin Susah Tidur

Kalau Sobat Ngopi sering mengalami susah tidur atau insomnia, mungkin ada yang salah di kamar tidurnya. Karena sebenarnya interior, perabotan, palet warna, dan bahkan kebersihan kamar tidur berpengaruh pada pola tidur.

Hal-hal apa saja dan kondisi kamar yang bagaimana yang bisa mengganggu kenyamanan dan pola tidur, serta mengurangi jumlah waktu dan kualitas tidur? Berikut ini enam kesalahan di kamar yang bisa Sobat Ngopi hindari agar tidur menjadi nyenyak dan berkualitas.

Tempat Tidur Tidak Nyaman
Tempat tidur berdampak besar pada kualitas tidur. Kasur yang tidak nyaman bisa mengganggu keselarasan tulang belakang, sehingga menyebabkan sakit punggung dan gangguan tidur. Karena itu, pilih kasur berkualitas baik untuk menopang tubuh di semua titik tekanan, termasuk bahu, pinggul, dan pangkal tulang belakang. Selain itu, sebaiknya ganti kasur setiap enam sampai delapan tahun.

foto: hikesterson / Getty Images

Saat membeli kasur baru, perhatikan tingkat kekencangannya karena akan menentukan bagaimana kasur itu akan mendukung posisi tidur. Kasur lembut sedang hingga sedang akan sempurna untuk yang suka tidur miring. Sementara jika suka tidur terlentang atau tengkurap, cenderung membutuhkan sedikit lebih banyak dukungan, jadi kasur sedang atau keras adalah pilihan terbaik.

Salah Posisi Tempat Tidur
Posisi tempat tidur juga mempengaruhi kenyamanan tidur. Idealnya, pintu kamar tidur harus terlihat dari tempat tidur, sementara tempat tidur seharusnya hanya terlihat sebagian dari pintu. Ini dapat membantu memberikan rasa aman yang lebih besar, karena dapat dengan mudah melihat siapa yang datang dan pergi, tanpa mereka melihat kita.

Hindari menempatkan kepala tempat tidur di dinding dengan pipa yang berisik. Selain itu, menurut feng shui, tempatkan kepala ke dinding dengan ruang di sekitar kedua sisi dan kaki, untuk memungkinkan energi mengalir dengan bebas. 

Skema Warna Terlalu Cerah
Kamar tidur harus menjadi ‘tempat perlindungan’ penghuninya. Dan mendekorasinya dengan warna favorit atau selera pribadi bisa membantu meningkatkan mood penghuninya. Namun, perlu diingat bahwa warna cerah dan berani bisa merangsang pikiran dan membuat sulit tidur. Jika ingin mendekorasi kamar dengan warna-warna cerah, beri sentuhan cat dinding kamar tidur dengan warna biru pastel yang menenangkan, merah muda kehitaman, hijau sage, atau krem, yang membantu menciptakan rasa relaksasi.

Warna gelap dan alami seperti biru tua, abu-abu, kelabu tua, dan hijau tua juga pilihan bagus untuk kamar tidur karena bisa memberikan perasaan nyaman dan menenangkan tanpa terlalu merangsang pikiran.

Tirai Terlalu Tipis
Gangguan cahaya eksternal bisa memengaruhi kualitas tidur. Walaupun sudah mematikan lampu di malam hari, cahaya masih bisa masuk ke kamar dari lampu jalan dan bulan. Hal itu bisa mencerahkan kamar tidur dan membuat penghuninya terjaga. Untuk itu, pertimbangkan untuk mengganti gorden tipis dengan gorden blackout. Tirai juga harus sesuai dengan lebar penuh jendela untuk meminimalkan cahaya yang masuk melalui sisi-sisinya.

Aroma Terlalu Menyengat
Kamar tidur akan terasa nyaman jika beraroma harum, namun beberapa aroma bisa lebih bersifat merangsang. Aroma seperti peppermint bisa meningkatkan kewaspadaan dan aktivitas memori yang akan membangunkan penghuni di malam hari. Aroma seperti jeruk dan peppermint yang menyegarkan akan membuat lebih sulit beristirahat dan bersantai. 

Sebaiknya pilih aroma yang menenangkan, yang akan menciptakan suasana tenang untuk beristirahat dan bersantai. Pilih aroma yang menenangkan seperti lavender, chamomile, dan cedarwood, yang bisa membantu bersantai dan tertidur.

Kamar Berantakan
Menjernihkan pikiran adalah cara yang bagus untuk bersantai dan tertidur, tapi jangan lupa untuk mengosongkan ruang di kamar, terutama di sekitar tempat tidur. Kamar tidur berantakan berpengaruh pada ketidakmampuan untuk bersantai di penghujung hari, karena bisa dengan cepat membanjiri pikiran dan memberikan perasaan memiliki tugas yang belum selesai untuk dilakukan.

sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan