9 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membuat Mezanin

Mezanin atau mezzanine berasal dari kata dalam bahasa Italia, mezzo, yang berarti bagian tengah. Secara singkat, mezanin adalah ruang atau lantai tambahan dalam satu lantai. Mezanin diciptakan untuk membuat ruangan berlantai dua tanpa perlu menambah jumlah lantai bangunan secara keseluruhan.

Membuat mezanin menjadi pilihan yang murah bagi banyak orang jika dibandingkan membuat rumah dua lantai. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat mezanin.

Posisi
Idealnya, posisi lantai mezanin dibuat di tengah-tengah dua lantai rumah, yakni antara lantai dasar dan langit-langit atau plafon rumah.

sumber: gonateche.me

Luas Ruangan
Bentuk dan ukuran mezanin tergantung luas ruangan. Mezanin sebaiknya dibuat dengan luas yang hanya sepertiga dari total luas ruangan yang akan dibangun. Jika ruangan kecil, jangan paksakan membuat mezanin besar. Hal itu akan membuat ruangan tampak pendek dan sesak. Sirkulasi udara pun bisa terganggu sehingga hawa ruangan menjadi lebih cepat panas.

Fungsi
Sebelum membangun mezanin, tentukan dulu fungsinya. Pastikan luas ruangannya cukup besar untuk fungsi yang diinginkan. Jika terlalu kecil, jangan dipaksakan. Sebaiknya pikirkan fungsi lain, misalnya mezanin kecil dapat digunakan sebagai perpustakaan atau ruang kerja mungil.

Desain mezanin sendiri memiliki karakter semi terbuka, sehingga kurang cocok jika digunakan sebagai kamar tidur. Namun jika penghuninya pria lajang, tak masalah menjadikannya sebagai kamar tidur.

Material
Selain segi estetika, perhatikan juga sisi kekuatan konstruksi. Lantai mezanin merupakan bagian dari bangunan utama rumah yang mungkin digunakan secara aktif oleh pemilik rumah, sehingga material yang dipilih harus berkualitas dan tidak mudah rusak. Pilih material yang dapat menyatu dengan konstruksi utama pada bangunan rumah ataupun memanfaatkan material dengan durabilitas terbaik.

Mezanin umumnya dibuat dari bahan kayu, baja ringan, beton ringan, atau jika ingin membuat kesan terbuka dan terang, dapat menggunakan unsur kaca.

Tinggi
Tinggi mezanin harus disesuaikan dengan tinggi langit-langit. Mezanin yang terlalu tinggi, misalnya lebih tinggi dari 2,7 meter, rawan membuat penghuninya terjatuh. Jangan pula terlalu rendah agar kepala tidak terbentur. Selain itu, mezanin juga jadi tidak nyaman karena gerah.

Desain Tangga
Tangga yang mengakses mezanin harus simple, tidak makan tempat, tapi tetap aman. Pilih tangga dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran ruangan bagian bawah dan lantai mezanin. Selain itu, sesuaikan desain tangga agar tampak menyatu dengan konsep interior ruangan utama. Namun, cukup banyak yang memilih tangga spiral karena dinilai lebih hemat ruang.

Suhu dan Sirkulasi Udara
Saat udara panas, suhu di mezanin juga akan menjadi panas. Untuk itu, sebaiknya memasang insulator atau membuat mezanin terbuka agar sirkulasi udara berjalan baik. Jika memungkinkan, tambahkan kipas angin pada sudut lantai atau dinding agar ruangan tetap sejuk dan nyaman.

Pencahayaan
Gunakan pencahayaan yang tepat untuk fungsi mezanin. Jika perlu, buat lampu yang dapat dikontrol dari ruangan bawah, sehingga tidak perlu repot naik ke mezanin untuk menyalakan dan mematikannya. Atau jika memungkinkan, buatlah sebuah jendela pada salah satu sisi lantai mezanin agar pencahayaan alami bisa masuk ke dalam ruangan.

Furnitur
Furnitur harus disesuaikan dengan fungsi mezanin. Pilihlah furnitur yang ringan, sehingga mudah dipindahkan dan tak membebani struktur konstruksi mezanin. Selain itu, pilih jenis perabotan yang ukurannya tidak terlalu tinggi karena bisa memberikan kesan sumpek pada ruangan.

Tinggalkan Balasan