Ingin Rumah Dilirik Calon Pembeli dan Cepat Laku? Simak 7 Tips Foto Jual Properti Ini

Salah satu cara menjual rumah yang efektif adalah dengan mengiklankannya di media online, termasuk media sosial. Namun perlu diingat, iklan yang dipasang pun harus menarik. Karena mata lebih cepat menangkap gambar ketimbang kata-kata, utamakan unggah foto yang catchy agar iklannya dilirik para calon pembeli.

Mengambil foto untuk menjual properti tidak bisa asal jepret. Ada banyak hal yang harus diperhatikan agar hasil fotonya menarik dan keindahan rumah yang akan diiklankan bisa lebih ditonjolkan. Berikut ini tujuh tips foto properti agar cepat laku terjual.

Gunakan Kamera Profesional
Walaupun banyak sudah dilengkapi dengan kamera yang mumpuni, usahakan jangan mengambil foto properti menggunakan ponsel. Gunakanlah kamera profesional yang memadai. Jika tidak memiliki kamera profesional, pinjamlah pada keluarga atau teman dekat. Banyak juga yang menyewakan kamera tersebut secara harian.

sumber: aliciakowalik.com

Menggunakan kamera profesional untuk memotret properti yang akan dijual sangat penting karena akan menghasilkan foto berkualitas dan menarik para calon pembeli.

Bersihkan Rumah sebelum Difoto
Pastikan rumah yang akan difoto dalam keadaan bersih dan rapi. Selain itu, jangan perlihatkan barang-barang atau perabot yang berantakan atau furnitur yang sudah kusam. Karena itu, sebelum memotret pastikan untuk membersihkan seluruh ruangan dan perabotan yang ada di dalamnya. Usahakan juga untuk menata ulang interiornya agar hasil fotonya terlihat lebih menarik. Caranya bisa dengan menyingkirkan dulu furnitur yang membuat ruangan terlihat penuh dan sempit.

Ciptakan Focal Point
Focal point adalah titik paling menarik di foto dalam menjelaskan bagian interior dan eksterior properti. Tidak perlu memotret keseluruhan ruangan yang ada di rumah. Utamakan untuk mengambil foto yang menarik dilihat para calon pembeli, seperti area barbecue, taman dengan tanaman yang indah, fitur fasad batu alam, atau mosaik keramik yang ada di kamar mandi.

Perhatikan Komposisi
Cobalah untuk menciptakan foto yang memiliki komposisi seimbang atau simetris. Selain itu, bisa juga bereksperimen mengambil foto dari beberapa sudut atau ketinggian yang berbeda di setiap ruangan. Rencanakan setiap bidikan yang diambil, dan ambil foto yang banyak. Di antara foto-foto tersebut, pilihlah yang terbaik untuk diunggah dalam iklan.

Pakai Lensa Wide Angle
Agar hasil fotonya bisa memuat keseluruhan ruangan, pilih kamera yang menggunakan lensa wide angle. Tapi perlu diingat, hati-hati dalam menentukan distorsinya. Gunakan depth of field dan tripod untuk mencegah hasil gambar yang kabur. Kamera profesional biasanya bisa menampilkan detil sekecil apapun pada hasil fotonya.

Perhatikan Pencahayaan
Pencahayaan sangat berpengaruh besar terhadap hasil foto. Tidak harus menggunakan lampu khusus foto jika pencahayaan natural sudah cukup. Jika ruangannya cukup gelap, nyalakan saja lampu di dalam ruangan agar bagian sudut ruangan tidak terlihat pucat dan berbayang.

Jika ingin mengambil foto di bagian luar rumah, pilih waktu yang tepat. Hindari waktu di siang hari yang terlalu terik. Memotret area yang disinari matahari langsung justru hasilnya akan terlalu terang dan datar. Terlalu banyak cahaya di permukaan benda malah akan menghilangkan detail permukaan tersebut dan gradasi warnanya.

Beri Sentuhan Editing
Jangan takut untuk memberikan sedikit sentuhan editing pada foto dengan menggunakan software pengubah gambar. Namun perlu diingat, pastikan perubahan tersebut hanya sebatas pada warna dan pencahayaan saja.

Tinggalkan Balasan