Ini 7 Kesalahan Umum Seputar Bersih-Bersih. Jangan Dilakukan Lagi, Ya!

Bersih-bersih tentu sudah biasa Sobat Ngopi lakukan, mulai dari menyapu, mengepel, membersihkan kamar mandi, menyikat kloset, sampai mengelap kaca jendela. Tapi tahu nggak, sih.. sebenarnya ada banyak kesalahan yang kita lakukan seputar kegiatan membersihkan rumah.

Apa saja kesalahan-kesalahan umum yang biasa dilakukan pada saat membersihkan rumah? Berikut ini tujuh hal yang salah seputar bersih-bersih, dan sebaiknya tidak dilakukan lagi.

Membersihkan Kaca Jendela Siang Hari
Cairan pembersih kaca akan mengering lebih cepat jika terkena sinar matahari langsung, sehingga menimbulkan garis-garis pada kaca jendela. Itu sebabnya, waktu yang tepat untuk mengelap kaca jendela di rumah adalah pada sore dan malam hari, atau ketika langit mendung. Untuk mendapatkan hasil lebih baik, gunakan squeegee atau karet pembersih kaca yang mencakup luas permukaan lebih dalam satu tarikan.

sumber: merrymaids.com

Menyempotkan Cairan Pembersih ke Perabot
Menyemprot cairan pembersih langsung ke perabot sebenarnya sah-sah saja dilakukan jika perabot di rumah sangat kotor dan berdebu. Namun, sebaiknya hal ini jangan dibiasakan dilakukan karena cairan pembersih justru bisa menumpuk residu. Cara yang benar, semprotkan cairan pembersih ke kain microfiber, lalu usap perabot dan furnitur kayu secara perlahan.

Menggosok Noda di Karpet
Saat minuman ringan atau kopi tumpah ke karpet, seringkali dibersihkan dengan cara digosok. Cara tersebut malah bisa merusak bulu karpet dan bahkan meninggalkan noda yang sulit dihilangkan. Langkah yang tepat adalah ambil sendok lalu angkat tumpahan air ke dalam gelas kotor. Selanjutnya cari kain lap yang terbuat dari bahan handuk, dan letakan di atas karpet yang terkena tumpahan air noda, lalu tekan perlahan hingga kain menyerap noda dengan optimal. Terakhir, gunakan produk khusus pembersih karpet dan bersihkan dengan kain lap secara lembut.

Menyimpan Sikat Toilet Basah
Kelembaban akan melahirkan bakteri. Oleh karena itu, ubah kebiasaan yang selalu menyimpan sikat toilet dalam keadaan basah. Setelah digunakan, pastikan sikat toilet benar-benar kering sebelum dikembalikan ke tempatnya.

Menggunakan Spons Kotor
Karena sisa makanan dan bakteri bisa masuk ke celah-celah spons cuci piring, maka membilasnya dengan air saja tidak cukup. Setiap waktu sekali atau dua kali dalam seminggu, letakkan spons yang basah ke dalam microwave selama dua menit untuk mengeringkannya. Jangan pernah merendam spons dengan sisa sabun pencuci piring yang sudah digunakan karena kuman akan semakin berkembang biak jika terus direndam.

Menggunakan Pembersih Kaca untuk Layar TV
Sebagian orang mungkin mengira bahwa pembersih kaca juga dapat digunakan untuk layar TV atau komputer. Padahal, alkohol dan amonia yang terkandung dalam pembersih kaca justru bisa merusak layar LCD, terutama TV plasma. Untuk membersihkan layar TV dan komputer sebaiknya gunakan kain lembut dan lembab.

Lupa Membersihkan Vacuum Cleaner
Vacuum cleaner memang berfungsi untuk membersihkan debu dan kotoran. Namun jangan lupa, vacuum cleaner sendiri harus dibersihkan setelah dipakai. Jika vacuum cleaner tidak dibersihkan, bukannya bisa menghisap debu dan kotoran di rumah, tapi malah dan justru memuntahkan debu yang tersisa dan membuat kotor seisi ruangan.

Tinggalkan Balasan