Jika Ingin Karpet Awet, Jangan Lakukan 5 Hal Ini!

Biaya untuk membersihkan dan memperbaiki karpet tidak bisa dibilang murah. Karena itu, perlakukan karpet kesayangan di rumah dengan baik. Selain itu, jika tidak ingin karpet rusak dan awet dalam rentang waktu yang cukup lama, ya jangan lakukan hal-hal yang dapat merusaknya.

Banyak kebiasaan penghuni rumah yang tanpa disadari dapat merusak karpet. Berikut ini lima hal di antaranya yang sebaiknya benar-benar dihindari untuk dilakukan jika tidak ingin karpet kesayangan cepat rusak.

Menggosok Noda di Karpet
Saat air kopi, teh, jus, atau cairan lainnya tumpah ke karpet, banyak yang memilih membersihkannya dengan cara digosok atau disikat. Padahal, menggosok karpet dengan tenaga super kuat sekalipun tidak akan membantu menghilangkan noda, tapi justru bisa merusak material karpet.

sumber: mastercleancarpetcare.com.au

Karpet terbuat dari serat yang telah disimpul bersama untuk meningkatkan kekuatannya, dan kemudian terkunci menjadi satu kesatuan. Karena itu, menggosok serat karpet berisiko menimbulkan kerusakan dan menyebabkan pisahnya kumpulan serat tersebut. Jika sudah begitu, serat-serat karpet akan mencuat berantakan.

Langkah yang tepat untuk membersihkan noda dari karpet adalah dengan menggunakan tisu atau lap kering, untuk menyerap tumpahan secara optimal.

Membersihkan Karpet dengan Pembersih Lantai
Untuk melenyapkan kotoran atau noda yang melekat pada karpet, gunakan produk pembersih yang memang dirancang khusus untuk karpet. Ingat, cairan pembersih lantai tidak dapat digunakan untuk membersihkan karpet. Alternatifnya, gunakan sabun cuci piring cair yang sudah diencerkan terlebih dahulu.

Diinjak Sepatu
Biasakan melepas sepatu sebelum memasuki rumah. Hal ini bisa dianggap sebagai cara yang paling efektif untuk menjaga kebersihan dan keawetan karpet. Tidak hanya bisa mengurangi kotoran dan tanah dari luar rumah, tapi juga akan menghindari munculnya residu kimia.

Jika memiliki hewan peliharaan yang sering berkeliaran di luar, pastikan kaki mereka dalam keadaan bersih saat memasuki rumah.

Dipakai untuk Menggeser Perabot
Menggeser perabot dengan alas karpet memang terbilang sangat efisen. Namun, hal itu bisa mengakibatkan timbulnya cekungan di dasar karpet. Jika perabot terlalu berat untuk diangkat, tempatkan selembar kayu lapis di atas karpet dan angkat perabot ke atasnya, kemudian geser.

Tak Pernah Ganti Posisi
Karpet yang tidak pernah diganti posisinya akan memiliki cekungan dalam di bagian tertentu karena seratnya mengalami tekanan yang terus-menerus. Agar karpet tetap awet, ubah posisi dan letaknya secara rutin minimal 2-3 bulan sekali. Hal ini bertujuan supaya bagian yang sering terinjak bisa berganti posisi.

Selain itu, jangan biarkan karpet terkena paparan sinar matahari langsung yang menembus lewat jendela. Jika terlalu sering terpapar cahaya matahari, maka warna karpet akan lebih cepat memudar.

Tinggalkan Balasan