Kesal karena Lampu di Rumah Cepat Putus? Ternyata Ini Penyebabnya

Sobat Ngopi pasti sering mengalami lampu yang belum lama dibeli sudah putus, padahal semestinya masa pakainya bisa sampai tiga tahun. Hal tersebut tentu membuat kesal karena akan menambah pengeluaran untuk membeli lampu baru lagi.

Sebenarnya apa yang menyebabkan lampu yang terbilang masih baru tapi cepat sekali putus? Simak penjelasan berikut, yang disertai juga dengan solusinya.

Tegangan Listrik Tidak Stabil
Penyebab kerusakan lampu umumnya adalah tegangan listrik yang sering naik-turun alias tidak stabil. Pemadaman listrik yang sering terjadi juga bisa merusak lampu dan alat elektronik lainnya.

sumber: lamp.es

Jika tegangan listrik di rumah sering naik turun, sebaiknya gunakan alat pengatur tegangan otomatis atau stabilizer tegangan (stavol) untuk menjaga tegangan listrik di rumah tetap stabil.

Fitting Lampu Rusak
Rusaknya fitting lampu juga sering menyebabkan lampu putus. Fitting lampu sudah tidak ideal lagi digunakan jika longgar, terminalnya berkarat, atau kemasukan air.

Jika fitting lampu rusak, segera ganti dengan yang baru. Pilih yang fitting lampu yang berkualitas dan terminalnya berbahan kuningan.

Untuk fitting lampu yang terkena air, bisa jadi karena lokasi pemasangannya yang tidak tepat. Saat memasang fitting lampu di plafon, bisa saja lubang kabel pada beton tidak tertutup, sehingga menjadi jalan air saat hujan atau kondisi atap yang bocor.

Jika atap rumah memang bocor, segera perbaiki kebocoran tersebut. Atau jika memungkinkan, pindahkan lokasi pemasangan lampu di tempat yang tidak akan membuat fitting lampu kemasukan air.

Kabel Longgar
Kabel yang longgar pada fitting, saklar, ataupun instalasi lain yang menuju lampu bisa menyebabkan lampu cepat putus, bahkan bisa menimbulkan percikan api.

Solusinya, periksa kabel-kabel dan pastikan terpasang dengan baik. Jika ada sambungan, pastikan juga sambungan-sambungan kabelnya terpasang dengan baik.

Kualitas Lampu Kurang Baik
Jika kualitas lampu kurang bagus, sudah pasti umur lampunya pun akan pendek alias cepat putus.

Gunakan lampu yang memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI), sehingga sudah lulus uji kualitas di laboratorium pemerintah. Harga lampu juga bisa menentukan kualitasnya. Semakin mahal harganya, biasanya lampunya akan semakin berkualitas, apalagi mereknya sudah terpercaya.

Terlalu Sering Dinyalapadamkan
Kalau diperhatikan, lampu kamar mandi biasanya akan lebih cepat putus dibandingkan lampu-lampu di ruangan lainnya. Hal itu terjadi karena lampu kamar mandi sering dinyalapadamkan.

Solusinya, jangan terlalu sering menyalapadamkan lampu. Lebih baik lampu tersebut terus dinyalakan saja, namun ganti dengan lampu dengan watt kecil untuk menghemat listrik.

Tinggalkan Balasan