Langkah-Langkah Memperbaiki Dinding yang Rembes

Di musim hujan seperti saat ini, sering kali muncul rembesan air di dinding. Bisa juga, air rembesan muncul pada dinding yang bersebelahan dengan kamar mandi atau tempat-tempat lembab lainnya.

Dinding yang rembes bisa terjadi karena plesteran dinding luar tidak bersifat waterproof (tahan air) atau dampproof (tahan lembap). Rembes menyebabkan munculnya bercak-bercak pada dinding dan gelembung-gelembung karena ada air yang terperangkap di antara cat dan bidang dinding.

Langkah awal yang bisa diambil sebagai solusi untuk memperbaiki dinding rembes adalah dengan melapisi dinding rumah dengan waterproofing coating yang biasa dijual di toko-toko bahan bangunan.

sumber: aquaproof.co.id

Untuk dinding luar rumah, lapisi plesteran lama dengan plesteran baru yang ditambah zat aditif. Zat aditif yang cocok untuk dinding waterproofing adalah redseal atau weldcrete coating. Redseal adalah waterproofing yang anti lembap (dampproof), sedangkan weldcrete coating adalah zat aditif campuran mortar untuk aplikasi anti air.

Jika ada retakan, perbaiki karena retakan itulah yang menyebabkan rembesan. Jika sudah diperbaiki, lanjutkan dengan langkah melapisi dinding dengan plesteran yang ditambah zat aditif.

Jika rembesan tidak terlalu parah, kupas cat lama pada bagian yang lembap atau rembes sampai pada lapisan acian/plesteran dinding. Lalu, bersihkan dengan air dan tunggu sampai kering. Setelah kering, gunakan zat aditif weldcrete coating dengan takaran 1 kg untuk menutupi dinding seluas kurang lebih 5 m2. Tunggu beberapa hari, baru cat ulang dinding tersebut.

Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya perbaikan dinding rembes dilakukan saat musim hujan sudah berlalu atau di musim kemarau.

Tinggalkan Balasan